Senin, 02 Agustus 2010

Negara Kesatuan Republik Indonesia

FAHAM KEBANGSAAN DAN KEUTUHAN NKRI

Sampai pada tahun 1965 dalam perkembangnnya Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia) mempunyai doktrin/wawasan yang berbeda - beda, yaitu:
  • Angkatan Darat menganut Wawasan Benua, yang dirumuskan dalam doktrin “Tri Ubaya Cakti”;
  • Angkatan Laut menganut Wawasan Bahari, yang dirumuskan dalam doktrin “Eka Gasana Jaya”;
  • Angkatan Darat menganut Wawasan Dirgantara, yang dirumuskan dalam doktrin “Swa Buana Pakca”;
  • Kepolisian mempunyai doktrin “Tata Tentram Kerta Raharja’;
Doktrin tersebut menimbulkan sentimen dan persaingan yang tidak sehat diantara kesatuan TNI dan Polri, maka pada tahun 1966 diadakan satu doktrin “kesatuan dan persatuan” yang mencakup keempat matra tersebut dalam doktrin “Catur Dharma Eka Karma” sehingga mulai saat itu dikumandangkan istilah Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional yang didalamnya termasuk Wawasan Hankamnas.

Wawasan Nusantara resmi ditetapkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat dalam TAP MPR No. IV Tahun 1973, TAP MPR No. IV Tahun 1978, dan TAP MPR No. II Tahun 1983.

Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang didasarkan pada Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945, sejarahnya dan lingkungan alamnya;

Tidak ada komentar: