Selasa, 03 Agustus 2010

Peribahasa / Perumpamaan Melayu

PERIBAHASA 1

Kemumu di dalam semak
Jatuh melayang selaranya
Meski ilmu setinggi tegak
tidak sembahyang apa gunanya


PERIBAHASA 2

Kemumu di tengah pekan
Di embus angin jatuh ke bawah
Ilmu yang tidak diamalkan
Bagai pohon tidak berbuah


PERIBAHASA 3

Pecah cawan di atas peti
Cawan minum Sutan Amat
Tuhan Allah Yang Maha Suci
Jangan dilupakan setiap saat


PERIBAHASA 4

Sekin waja buatan Jawa
Dibawa orang ke Malaka
Yakin di hati selamatkan nyawa
Tidak gerangan akan celaka


PERIBAHASA 5

Memerintah kota dan negeri
Pagi dan petang berbunyi nobat
Hendaklah kita ingatkan diri
Pagi dan petang hendaklah tobat


PERIBAHASA 6

Rusa banyak di dalam rimba
Kera – pun banyak di tengah berhimpun
Dosa banyak dalam dunia
Segeralah kita minta ampun


PERIBAHASA 7

Kera banyak di tengah berhimpun
Sandarkan galah pada pohon
Segeralah kita minta ampun
Kepada Allah tempat bermohon


PERIBAHASA 8

Buah cokelat ditanam tumbuh
Ambil penggalan mari dijolok
Ilmu akhirat pelajari sungguh
Misalkan kita mati beresok


PERIBAHASA 9

Teraju palingan tali
Manusia palingan Tuhan

Artinya : Tak ada yang tetap, nasib di tangan Tuhan


PERIBAHASA 10

Perang bermalaikat
Sabung berjuara

Artinya : Manusia hanya berusaha, Tuhan yang menentukan


PERIBAHASA 11

Yang sesukat takkan jadi segantang

Artinya : Umur ada di tangan Tuhan


PERIBAHASA 12

Dibuat karena Allah
Menjadi murka Allah

Artinya : Dibuat dengan niat kebajikan, tetapi salah pada pandangan orang


PERIBAHASA 13

Hati palingan Allah
Mata palingan Setan

Artinya : Pikiran dan pendirian bisa berubah, tetapi pikiran dan petunjuk Tuhan tidak akan berubah


PERIBAHASA 14

Neraca palingan bungkal
Mati palingan Tuhan

Artinya : Pikiran dan pendirian bisa berubah, tetapi pikiran dan petunjuk Tuhan tidak akan berubah


PERIBAHASA 15

Suratan pada awalnya

Artinya : Nasib dan takdir ada di tangan Tuhan


PERIBAHASA 16

Pantang kutu dicukur
Pantang manusia dihinakan

Artinya : Jangan menghina sesama manusia


PERIBAHASA 17

Kurang tambah menambah
Senteng bilai membilai

Artinya : Manusia hendaklah bertolong – tolongan


PERIBAHASA 18

Menghela rambut dengan talinya
Menghela manusia dengan akalnya

Artinya : Mengendalikan manusia secara manusiawi sesuai dengan akal dan budi pekerti


PERIBAHASA 19

Sembelilah ayam dengan pisau
Sembelilah orang dengan kapas

Artinya : Mengendalikan manusia secara manusiawi sesuai dengan akal dan budi pekerti


PERIBAHASA 20

Ayam berinduk
Sirih berjunjung

Artinya : Manusiawi, yang lemah pantas dibantu


PRIBAHASA 21

Meraih pangkur ke dada

Artinya : Tenggang rasa


PERIBAHASA 22

Ular dipukul jangan mati
Kayu pemukul jangan patah
Tanah dipalu jangan lembang

Artinya : Cermat dan tidak semena - mena


PERIBAHASA 23

Seperti menghela rambut dalam tepung
Rambut jangan putus, tepung jangan berserak

Artinya : Cermat dan tidak semena - mena


PERIBAHASA 24

Tali jangan putus
Kaitan jangan berkah

Artinya : Cermat dan tidak semena - mena


PERIBAHASA 25

Tali yang tiga lembar tak suang suang putus


Artinya:

Bersatu jadi teguh



PERIBAHASA 26


Suku tak boleh dianjak

Malu tak boleh ditagih


Artinya:

Sehina dan semalu – malunya seseorang akan malu semua



PERIBAHASA 27


Pertama hilang

Dua terbilang


Artinya:

Berani mati membela tanah air



PERIBAHASA 28


Hujan emas di negeri orang

Hujan batu di negeri sendiri

Baik juga di negeri sendiri


Artinya:

Cinta tanah air



PERIBAHASA 29


Hujan keris lembing di negeri kita

Hujan emas perak di negeri orang

Baik juga di negeri sendiri


Artinya:

Cinta tanah air



PERIBAHASA 30


Biar putih tulang, jangan putih mata


Artinya:

Berani mati demi kehormatan bangsa



PERIBAHASA 31


Kijang di rantai dengan rantai emas

Jika ia lepas lari juga ke hutan


Artinya:

Cinta tanah air



PERIBAHASA 32


Sebusuk – busuk telunjuk

Telunjuk juga pencolek tahi mata


Artinya:

Sehina hinanya sesorang tetapi juga mempunyai arti dan manfaat demi persatuan



PERIBAHASA 33


Tiada terbuangkan tahi mata dengan empu jari


Artinya:

Sehina hinanya sesorang tetapi juga mempunyai arti dan manfaat demi persatuan



PERIBAHASA 34


Setinggi – tingginya melantung

Jatuhnya ke tanah juga


Artinya:

Cinta tanah air



PERIBAHASA 35


Sekenyang – kenyang banting

Rumput dim amah juga

Setingi – tinggi melanting

Jatuhnya ke tanah juga


Artinya:

Cinta tanah air



PERIBAHASA 36


Seciap bagai ayam

Sedencing bagai besi


Artinya:

Seia – sekata



PERIBAHASA 37


Sama lebur

Sama binasa


Artinya:

Seia – sekata



PERIBAHASA 38


Ibarat telur sesongkok

Pecah satu pecah semua


Artinya:

Seia – sekata



PERIBAHASA 39

Seperti telur dua sebandung, pecah satu pecah semuanya


Artinya:

Seia sekata



PERIBAHASA 40


Di mudik sebulakan

Di hilir semuara


Artinya:

Seia sekata



PERIBAHASA 41


Ibarat dawat dengan kertas


Artinya:

Seia sekata, harmonis


PERIBAHASA 42


Bagai kuku dengan daging


Artinya:

Seia sekata, harmonis



PERIBAHASA 43


Bagai aur dengan tebing


Artinya:

Seia sekata, harmonis



PERIBAHASA 44


Seperti janggut pulang ke dagu


Artinya:

Seia sekata, harmonis



PERIBAHASA 45


Selapik seketiduran

Sebantal sekalang hulu


Artinya:

Seia sekata, harmonis



PERIBAHASA 46


Seikat bagai sirih

Serumpun bagai serai


Artinya:

Seia sekata, harmonis


PERIBAHASA 47



Tuah kerbau gemuk

Tuah lumbung berisi

Tuah manusia mufakat


Artinya:

Musyawarah untuk mufakat



PERIBAHASA 48


Kata seorang dibulati

Kata bersama diperiakan


Artinya:

Musyawarah untuk mufakat



PERIBAHASA 49


Tak ada kusut yang tak selesai

Tak ada keruh yang tiada jernih


Artinya:

Dalam musyawarah semua dapat selesai



PERIBAHASA 50


Kusut diselesaikan

Keruh dijernihkan


Artinya:

Dalam musyawarah semua dapat selesai



PERIBAHASA 51


Buruk dibuang dengan rundingan

Baik ditarik dengan mufakat


Artinya:

Musyawarah untuk mufakat



PERIBAHASA 52


Bagai tali berlembar empat

Bagai tungku sejerangan


Artinya:

Dengan musyawarah akan sempurna hasilnya



PERIBAHASA 53


Elok kata dengan mufakat

Buruk kata diluar mufakat


Artinya:

Dengan mufakat didapat hasil yang terbaik



PERIBAHASA 54


Bulat air oleh pembuluh

Bulat kata oleh mufakat


Artinya:

Dengan mufakat didapat hasil yang terbaik



PERIBAHASA 55


Bulat boleh digilingkan

Pipih boleh dilayangkan


Artinya:

Semufakat



PERIBAHASA 56


Kalau sudah dikatakan, hendaklah dikotakan


Artinya:

Melaksanakan hasil keputusan musyawarah



PERIBAHASA 57


Kata dahulu bertepati

Kata kemudian berceraian


Artinya:

Konsekwen melaksanakan hasil keputusan



PERIBAHASA 58


Barang yang telah dikata, itulah yang dikota


Artinya:

Konsekwen melaksanakan keputusan



PERIBAHASA 59


Kusut diujung, bawa ke pangkal


Artinya:

Musyawarah untuk mufakat



PERIBAHASA 60


Sesat surut, terlangkah kembali


Artinya:

Kalau belum sepakat ulangi musyawarah



PERIBAHASA 61


Sesat di ujung jalan

Balik surut ke pangkal jalan


Artinya:

Kalau belum sepakat ulangi musyawarah



PERIBAHASA 62


Tertumbuk biduk dikelok

Tertumbuk kata dipikiri


Artinya:

Kalau belum sepakat ulangi musyawarah



PERIBAHASA 63


Mengukur sama panjang

Menimbang sama berat


Artinya:

Bersikap tindak bijak dan adil



PERIBAHASA 64


Teraju yang palingan


Artinya:

Bersikap tindak bijak dan adil



PERIBAHASA 65


Sarap sehelai dituilkan

Batu sebuah digulingkan


Artinya:

Bersikap tindak bijak dan adil



PERIBAHASA 66


Neraca yang palingan

Bungkal yang piawai


Artinya:

Bersikap tindak bijak dan adil



PERIBAHASA 67


Datar bak lantai papan

Licin bak dinding cermin


Artinya:

Bersikap tindak bijak dan adil



PERIBAHASA 68


Jika salah sebatang dicabut

Salah serumpun dibongkar

Salah separak dirambah


Artinya:

Bersikap tindak bijak dan adil



PERIBAHASA 69


Ketika ada jangan dimakan


Artinya:

Hemat, tidak boros



PERIBAHASA 70


Sehari selembar benang

Lama – lama jadi sehelai kain


Artinya:

Hemat, tidak bergaya hidup mewah



PERIBAHASA 71


Hemat pangkal kaya

Sia – sia hutang tumbuh


Artinya:

Hemat, tidak boros



PERIBAHASA 72


Sekepal menjadi gunung

Setitik menjadi laut


Artinya:

Hemat, tidak boros



PERIBAHASA 73


Banyak habis

Sedikit senang


Artinya:

Tidak bergaya hidup mewah



PERIBAHASA 74


Kalau pandai menggulai, badar menjadi tenggiri


Artinya:

Pintar – pintar untuk berhemat



PERIBAHASA 75


Asal ada, kecilpun ada


Artinya:

Hemat



PERIBAHASA 76


Ingat antara belum kena

Hemat antara belum habis


Artinya:

Hemat



PERIBAHASA 77


Besar kayu, besar bahannya

Kecil kayu, kecil bahannya


Artinya:

Hemat, tidak boros



PERIBAHASA 78

Bayang – baying sepanjang badan



PERIBAHASA 79


Berdikit – dikit, menjadi bukit



PERIBAHASA 80


Umpama air digenggam tak tertiris



PERIBAHASA 81


Berakit – rakit ke hulu

Berenang – renang ke tepian

Bersakit – sakit dahulu

Bersenang – senang kemudian



PERIBAHASA 82


Gali lobang tutup lobang


Artinya : Boros



PERIBAHASA 83


Masuk meliang penyakit

Keluar meliang tubuh


Artinya : Boros



PERIBAHASA 84


Masuk lima, keluar sepuluh


Artinya : Lebih besar pengeluaran daripada pendapatan



PERIBAHASA 85


Seperti anjing menggonggong tulang


Artinya : Boros



PERIBAHASA 86


Laut ditimba akan kering


Artinya : Meskipun mempunyai harta yang melimpah ruah, akan tetapi apabila terus – menerus dibelanjakan maka akan habis juga



PERIBAHASA 87


Diperbesar isap

Hitam bibir



PERIBAHASA 88


Beberapa panjang lunjur

Begitulah selimut


Artinya : Seimbang pengeluaran dengan pendapatan



PERIBAHASA 89


Makanan enggang

Hendak dimakan oleh pipit


Artinya : Menginginkan sesuatu yang tidak sesuai dengan keberadaannya



Tidak ada komentar: