Selasa, 13 Maret 2012

KAIDAH HUKUM PERDATA PUTUSAN MA

Putusan MA No. Register: 2249 K/ Pdt / 1992 Tanggal 22 Juni 1994, Kaidah Hukum: Pertengkaran antara Penggugat (suami) dan Tergugat (istri) yang disebabkan karena ternyata Penggugat berhubungan dengan wanita lain (Betty) sebagai wanita simpanannya yang telah hidup bersama, tidak dapat dijadikan alasan untuk perceraian, karena pertengkaran tersebut bukan merupakan perselisihan yang tidak dapat diharapkan untuk rukun kembali sebagai disebut pada pasal 19 f Peraturan Pemerintah No. 9 / 1975.;

Putusan MA No. Register: 3888 K/ Pdt / 1994 Tanggal 10 Juni 1994, Kaidah Hukum: Bahwa judex factie telah salah menerapkan hukum pembuktian karena Pemohon Kasasi adalah penghuni utama dari rumah sengketa dan SIP yang diperolehnya adalah sah dan sudah memenuhi syarat - syarat serta dikeluarkan oleh instansi yang berwenang, sehingga Pemohon Kasasi tidak terbukti melakukan perbuatan melawan hukum;

Putusan MA No. Register: 2678 K/ Pdt / 1992 Tanggal 27 Oktober 1994, Kaidah Hukum: Bahwa Pengadilan Tinggi telah keliru dalam pertimbangannya yang mengatakan bahwa Bank Duta cabang Lhokseumawe hanya merupakan cabang dari dari Bank Duta Pusat, dengan demikian tidak mempunyai legitimasi personal standi in yudicio, padahal cabang adalah perpanjangan tangan dari kantor pusat, oleh karena itu dapat digugat dan menggugat.
Sehingga gugatan yang ditujukan kepada Agamsyah Hamidy selaku Manager Operasional Bank Duta berdasarkan perjanjian akte perjanjian kredit dalam rangka perikatan dengan permohonan kasasi adalah mempunyai legitimasi dalam jabatannya mewakili Bank Duta cabang Lhokseumawe, oleh karena itu gugatan tersebut adalah sah menurut hukum;

Putusan MA No. Register: 359 K/ Pdt / 1992 Tanggal 10 Oktober 1994, Kaidah Hukum: Bahwa Judex Factie telah salah menerapkan hukum, surat gugatan Tergugat dibuat dan ditandatangani oleh kuasanya tertanggal 3 Desember 1988, dengan demikian pada tanggal 3 Desember 1988 yang bersangkutan belum menjadi kuasa hukumnya, sehingga ia tidak berhak menanda-tangani surat gugatan tersebut.;

Putusan MA No. Register: 1309 K/ Pdt / 1991 Tanggal 18 Juni 1996, Kaidah Hukum: Kelalaian membayar hutang atas pembelian sejumlah bahan bangunan mengakibatkan penjual menderita rugi, maka besarnya ganti rugi yang layak dan adil yang harus dibayar pembeli adalah sebesar 15 % pertahun terhitung sejak gugatan didaftarkan sampai hutang dibayar lunas.;

Putusan MA No. Register: 233 PK/ Pdt / 1991 Tanggal 20 Juni 1997, Kaidah Hukum: Bahwa dalam suatu putusan perceraian dimana seorang Hakim tidak boleh memutus apa yang tidak menjadi petitum gugatan dimana dalam gugatan perceraian tersebut tidak dikenal adanya gugatan balik rekonpensi.;

Putusan MA No. Register: 1346 K/ Pdt / 1991 Tanggal 14 Maret 1996, Kaidah Hukum: Bahwa putusan atau Amar mengenai Dwangsom / uang paksa haruslah ditiadakan oleh pelaksanaan eksekusi dapat dilaksanakan secara Riel Eksekusi.;


Putusan MA No. Register: 3201 K/ Pdt / 1991 Tanggal 30 Januari 1996, Kaidah Hukum: - Pembeli yang beritikad baik harus dilindungi.

- Jual beli yang dilakukan hanya pura - pura (proforma) saja hanya mengikat terhadap yang membuat perjanjian, dan tidak mengikat sama sekali kepada pihak ketiga yang membeli dengan itikad baik.;

Putusan MA No. Register: 3676 K/ Pdt / 1991 Tangga 3 Mei 1996, Kaidah Hukum: Permohonan pendaftaran, pembaharuan pemindahan hak atas suatu merekyang sama dan mirip dengan orang lain akan ditolak kantor merek.;

Putusan MA No. Register: 3704 K/ Pdt / 1991 Tangga 25 Juni 1996, Kaidah Hukum: "Hibah wasiat baru berlaku setelah orang yang menghibah wasiatkan meninggal dunia, sedangkan penghibah sebagai yang menghibah wasiatkan masih hidup maka hibah wasiat itu dapat dicabut kebali.;

Putusan MA No. Register: 3045 K/ Pdt / 1991 Tangga 30 Mei 1996, Kaidah Hukum: - Derden verzet terhadap eksekusi, hanya dapat diajukan oleh sipemilik tanah.

- Jual beli (tanah) harus dilakukan dihadapan PPAT dan sertifikat tanah merupakan bukti kepemilikan yang sah menurut hukum.;

Putusan MA No. Register: 487 K/ Pdt / 1991 Tangga 30 April 1996, Kaidah Hukum: - Judex Factie telah salah menerapkan hukum, karena bukti T.1 yang merupakan Sertifikat Hak Milik atas nama Supardi (Tergugat I) merupakan akta autentik yang kurang dipertimbangkan.

- Mengenai gugatan rekonpensi Mahkamah Agung berpendapat meskipun dalam RIB tidak diakui tentang bentuk gugatan Rekonpensi yang diharuskan, namun setidak - tidaknya gugatan tersebut haruslah disusun secara jelas, baik duduk perkaranya maupun petitumnya. Di dalam perkara ini tidak dibuat seperti tersebut dan tidak pula disertai bukti - bukti sehingga gugatan rekonpensi demikian dianggap kabur.;

Putusan MA No. Register: 2370 K/ Pdt / 1992 Tangga 19 Septemberl 1997, Kaidah Hukum: - Bahwa dalam suatu jual beli dimana dalam suatu pernyataan secara sepihak yang dibuat oleh pembeli diluar akta jual beli yang isinya berupa pemberian.

- Kesempatan bagi penjual apabila dikehendaki, diberi kesempatan untuk membeli kembali dalam waktu tertentu dan bilamana waktu tertentu tersebut telah berlalu maka jual beli tersebut secara hukum adalah sah.;








































Tidak ada komentar: