Sabtu, 24 Maret 2012

KAMUS INTELEKTUAL

NARCISME : Dalam mitologi Yunani adalah pemuda yang berwajah tampan jatuh cinta kepada bayangannya sendiri ketika ia bercermin di permukaan mata air, diulurkannya tangannya kepada bayangannya sehingga ia tenggelam. Di dalam air ia berubah menjadi bunga yang sangat harum. Istilah ini kemudian diberikan kepada yang punya perasaan cinta kepada diri sendiri secara berlebih – lebihan;

ABSTAIN : Tidak memberikan suara dalam suatu pemungutan suara;

ACROMEGALY: Keadaan pertumbuhan seseorang yang tidak normal, misalnya tangan dan kakinya menjadi panjang sehingga tidak seimbang. Keadaan demikian disebabkan oleh adanya hormon HYPOPHYSA yang terlalu banyak pada usia dewasa;

AGENT PROVATEUR: Seseorang yang bekerja pada orang atau badan lembaga lain dengan cara rahasia dan menghasut supaya masyarakat / orang – orang melanggar undang – undang dan / atau peraturan perundang – undangan yang berlaku;

AHIMSA: Tanpa kekerasan. Hukum yang melarang membunuh makhluk hidup, manusia atau binatang. Ahimsa menjadi azas pengerahan M.K. GHANDI di India;

ALMAMATER: Nama yang diberikan kepada mahasiswa dan alumni suatu universitas atau perguruan tinggi atau lembaga pendidikan lainnya, yang disertai rasa bangga dan hormat. Nama ini berasal dari zaman Romawi dimana almamater diberikan sebagai nama kehormatankepada Dewi – Dewi yang membawa berkah, seperti: DEWI CERES, DEWI RHEA, DEWI TERRA, dan VENUS;

ALTRUISTIS: Cinta pada sesama;

AMBIVALENCY: Suatu keadaan yang menunjukkan adanya perasaan yang bertentangan, misalnya cinta dan benci, dan sebagainya,

ANAKRONISME: Tidak cocok dengan zamannya;

ANECDOTICAL RECORD: Suatu teknik / metode dalam menganalisa tngkah laku anak;

ANESTETIS: Suatu hal / keadaan yang menyebabkan mati rasa atau yang berhubungan dengan mati rasa;

ANNOTATED BIBLIOGRAPHY: Daftar bacaan berketerangan;

ANTECEDENT: Sesuatu yang terjadi sebelumnya dan dapat dipergunakan untuk membenarkan suatu perbuatan / kejadian yang sama;

ANTI TESE: Pertentangan;

ANTI THESIS: Proses kedua dalam proses dialektika yang saling memperkuat atau mengingkari pendapat pertama (thesis) dan ikut menghasilkan suatu sintesa yang merupakan campuran dari thesis dan anti thesis;

APOSTERIORI: Pertimbangan – pertimbangan yang berdasarkan hasil pengalaman;

APRIORI: Suatu ucapan atau kesimpulan yang tidak didasarkan pada kenyataan / pengalaman akan tetapi hanya berdasarkan pemikiran belaka;

ART POURT ART: Seni untuk seni;

AUCTOR DELICTI: Orang yang melakukan kejahatan;

AUCTOR INTELEKTUALIS: Orang yang merencanakan / mendesign kejahatan;

AUSTISME: Pengamatan diri sendiri, sehingga tidak sempat menghayati lingkungan disekitarnya;

AUSTISTIC: Cara berfikir yang tidak disesuaikan dengan kenyataan;

AUTO SUGESTI: Dorongan – dorongan perasaan yang amat kuat;

AVERSI AVERSION: Suatu sikap negatif terhadap seseorang, situasi atau masalah, khususnya diserta perasaan tidak suka atau tidak senang;

Tidak ada komentar: