Jumat, 23 Maret 2012

NEW PROVERBS

Advice when most needed is least heeded (Nasehat yang diperlukan justeru diabaikan);

All work and no play makes jacks dull boy (Bekerja tanpa bermain membuat Jack jadi tumpul);

Adam’s ale is the best brew (Air adalah minuman yang terbaik);

A good conscience is a soft pillow (Nurani yang baik ibarat bantal empuk);

A guilty conscience needs no accuser (Perasaan bersalah tidak memerlukan pendakwa);

All good things must come to an end (Segala yang baik pasti ada akhirnya);

A good wife is a good prize (Isteri yang baik adalah hadiah yang baik);

A growing youth has a wolf in his belly (Dalam perut anak muda terdapat serigala);

Actions speak louder than words (Suara perbuatan lebih keras daripada ucapan);

All roads lead to Rome (Banyak jalan menuju Roma);

Better sure than sorry (Lebih baik memastikan daripada menyesal);

All’s fish that comes to the net (Semua yang terjaring adalah ikan);

A house devided against itself cannot stand (Rumah yang terpecah belah tidak dapat berdiri);

Adversity makes strange bedfellows (Keanekaragaman bisa menjadi teman yang asing);

Better an open enemy than a false friend (Lebaih baik musuh yang nyata daripada teman yang palsu);

A great city, a great solitude (Kota besar, sangat sepi);

A liar is not believed when he speaks the truth (Pembohong tidak dipercaya walaupun ucapannya benar);

All lay loads on a willing horse (Semua muatan dibebankan pada kuda penurut);

Beauty is in the eye of the beholder (Kecantikan terdapat pada pandangan mata);

A living dog is better than a dead lion (Anjing yang hidup lebih baik daripada singa yang mati);

Absence makes the heart grow fonder (Jauh di mata dekat di hati);

Birds of a feather flock together (Burung yang sejenis suka berkelompok);

As you make your bed, you must lie on it (Anda mempersiapkan tempat tidur, anda berhak menidurinya);

Beauty is but skin – deep (Kecantikan itu hanya sebatas kulit);

Avoid a questioner, for he is also a tattler (Hindari orang yang bertanya, karena ia juga akan menyebarluaskan jawaban anda);

All the glitters is not gold (Semua yang mengkilap belum tentu emas);

All’s well that ends well (Segala yang baik akan berakhir dengan baik);

An ill payer never wants an execute (Pembayar yang tidak baik tak pernah kekurangan alasan);

Better the devil you know than devil you don’t (Lebih baik setan yang sudah dikenal daripada setan yang belum dikenal);

An eye for an eye, and a tooth for a tooth (Mata dibalas mata, gigi dibalas gigi);

Ask no questions and you’ll be told no lies (Jangan bertanya agar tidak dibohongi);

As well be hanged for a sheep as for a lamb (Hukuman gantung bagi pencuri domba atau anak domba);

Better band than break (Lebih baik bengkok daripada patah);

An Englishman’s home is his castle (Rumah orang Inggris adalah istananya);

An empty sack cannot stand upright (Karung kosong tak dapat berdiri tegak);

An apple a day kepps the doctor away (Satu buah apel sehari membuat dokter pergi);

Anger and haste hinder good counsel (Kemarahan dan ketergesaan akan menjauhi nasehat yang baik);

Bad news travels fast (Berita buruk cepat tersebar);

Boys will be boys (Anak kecil akan tetap sebagai anak kecil);

Call a spade a spade (Sebutan sebuah sekop adalah sekop);

Dead men tell no tales (Orang mati tidak bisa becerita);

Easier said than done (Lebih mudah berbicara daripada berbuat);

Facts are stubborn things (Fakta it keras kepala);

Garbage in, garbage out (Yang masuk sampah, yang keluar sampah);

Habit is second nature (Kebiasaan adalah sifat kedua);

Idle folks have the least leisure (Penganggur mempunyai waktu luang paling banyak);

Jack is as good as his master (Jack sama baik dengan tuannya);

Kill not the goose that lays the golden eggs (Jangan sembelih angsa yang bertelur emas);

Laugh and grow fat (Tertawa dan tumbuh menjadi gemuk);

Make hay while the sun shines (Keringkan jerami saat matahari bersinar);

Necessity is the mother of invention (Kebutuhan adalah sumber dari penemuan);

Of two evils choose the lesser (Dari antara dua kejahatan, pilihlah yang paling sedikit);

Paddle your own canoe (Dayunglah perahumu sendiri);

Rats desert a sinking ship (Tikus meninggalkan kapal yang tenggelam);

Self-praise is no recommendation (Memuji diri sendiri bukanlah suatu pujian);

Take away fuel, take away flame (Habis minyak hilanglah nyala);

Uneasy lies the head that wears a crown (Kegelisahan ada di kepala yang bermahkota);

Variety is the spice of life (Variasi itu bumbu kehidupan);

Wall have ears (Dinding mempunyai telinga);

You cannot catch old birds with chaff (Anda tidak dapat menangkap burung dewasa dengan sekam);

Zeal without knowledge is a runway horse (Semangat tanpa pengetahuan bagaikan kuda lepas);

Call no man happy till he is dead (Tak ada manusia yang bahagia sebelum dia mati);

Dead is the grand leveler (Kematian adalah alat perata yang paling besar);

East or west, home is best (Timur atau barat, rumah sendiri yang terbaik);

Faint heart never won fair lady (Hati yang ciut tidak pernah menaklukkan hati wanita);

Give a dog a bad name and hang him (Berilah nama yang buruk kepada anjing dan gantunglah);

Half the world knows not how the other half lives (Separuh dunia tidak tahu kehidupan separuh dunia lainnya);

If a thing is worth doing, it is worth doing well (Jika sesuatu patut dikerjakan, maka lakukanlah dengan baik);

Judge not of men and things at first sight (Janganlah menilai orang atau benda pada pandangan pertama);

Kind hearts are more than coronets (Hati yang baik lebih berharga daripada mahkota);

Law makers should not be lawbreakers (Pembuat hukum seharusnya tidak melanggar hukum);

Make the best of a bad job (Buatlah yang terbaik atas pekerjaan buruk);

Nature abhors a vacuum (Alam member kekosongan);

Tidak ada komentar: