Selasa, 27 Maret 2012

PROVERBS AND PROVERB BAGIAN 5

The eye is bigger than the belly (Mata lebih besar daripada kantung perut);
Hope for the best and prepare for the worst (Berharaplah yang terbaik dan bersiaplah menghadapi yang terburuk);
He who teaches learns (Yang mengajar sekaligus belajar);
Extremes meet (Ekstrim bertemu ekstrim);
Don't teach the duck how to swim (Jangan mengajari bebek bagaimana caranya berenang);
The exception proves the rule (Pengecualian membuktikan aturan);
He who says what he likes shall hear what he does not like (Orang yang berbicara seenaknya akan mendengar ucapan yang tidak enak);
Everything comes to him who waits (Apapun akan datang padanya jika mau menunggu);
The devil looks after his own (Iblis merawat semua miliknya);
Honesty is the best policy (Kejujuran adalah kebijaksanaan yang terbaik);
He who rides on a tiger can never dismount (Siapa yang mengendarai harimau tidak akan bisa turun);
Exchange is not robbery (Pertukaran bukanlah perampokan);
Don't cut the bough you are standing on (Jangan memotong dahan yang diinjak);
Home is where the heart is (Rumah adalah tambatan hati);
He who hesitates is lost (Siapa yang ragu akan kalah);
Don't look a gift horse in the mouth (Jangan melihat mulut kuda yang dihadiahkan);
Hitch your wagon to a star (Tambatkan kereta anda pada bintang);
Full of courtesy, full of craft (Penuh kesopanan, penuh muslihat);
Extremes are dangerous (Keterlaluan itu berbahaya);
Cut your coat according to your cloth (Potonglah jas anda sesuai dengan kainnya);
It is easy to be wise after the event (Memang mudah menjadi bijaksana setelah peristiwa berlalu);
History repeats itself (Sejarah mengulang dirinya sendiri);
A good book is a good friend (Buku yang baik adalah teman yang baik);
Eperience is the best teacher (Pengalaman adalah guru yang paling baik);
Don't have too many irons in the fire (Jangan terlalu banyak besi di dalam api);
It is easier to criticize than to create (Lebih mudah mengkritik daripada membuat);
Health is not valued till sickness comes (Kesehatan tidak dihargai hingga penyakit datang);
From the sublime to the ridiculous is but a step (Jarak antara kemuliaan dan kehinaan hanya satu langkah);
Expectation is better than realization (Harapan lebih baik daripada kenyataan);
Dying is as natural as living (Mati sama wajarnya dengan hidup);
Custom makes all things easy (Kebiasaan membuat segalanya mudah);
Don't make a pleasure in the misfortunes of others (Jangan membuat kesenangan diatas penderitaan orang laing);
It is easy to bear the misfortunes of others (Memang mudah menahan kesusahan orang lain);
Health is better than wealth (Kesehatan lebih baik daripada kekayaan);
The grass is always greener on the other side of the hill (Rumput selalu lebih hijau di balik bukit);
Friendship should not be all on one side (Persahabatan tidak boleh ada disatu pihak);
Example is better than precept (Contoh lebih baik daripada perintah);
Don't cry stinking fish (Jangan meneriakkan ikan busuk);
Custom reconciles us to everything (Kebiasaan mendamaikan kita dengan segala hal);
It is ill waiting for dead men's shoes (Sungguh sia - sia menunggu sepatu orang mati);
It is ill swimming against the stream (Sungguh berat berenang melawan arus);
It will be the same a hundred years hence (Semua akan sama dalam seratus tahun mendatang);
It is easier to pull down than to bild (Lebih mudah merobohkan daripada mendirikan);

Tidak ada komentar: