Selasa, 17 April 2012

HUKUM SEBAGAI DISIPLIN

Suatu disiplin adalah sistem ajaran mengenai kenyataan atau gejala – gejala yang dihadapi. Secara umum, displin dapat dibedakan menjadi 2 (dua) macam, yaitu DISIPLIN ANALITIS dan DISIPLIN PRESKRIPTIF;

Disiplin analitis merupakan sistem ajaran yang menganalisa, memahami serta menjelaskan gejala – gejala yang dihadapi, contoh; sosiologi, psikhologi, ekonomi dan sebagainya;

Disiplin preskriptif merupakan sistem ajaran yang menentukan apakah yang seyogyanya / seharusnya dilakukan dalam menghadapi kenyataan – kenyataan tertentu, misalnya; hukum, filsafat dan sebagainya;

Secara umum, disiplin hukum mencakup:

1. Ilmu – ilmu hukum;

2. Politik hukum;

3. Filsafat hukum;

Ilmu tentang kaedah hukum (normwissenschaft atau sollenwissenschaft) yaitu ilmu yang menelaah hukum sebagai kaedah atau sistem kaedah – kaedah, dengan dogmatik hukum dan sistem hukum;

Ilmu pengertian hukum yaitu ilmu tentang pengertian – pengertian pokok dalam hukum, sepert; subyek hukum. hak dan kewajiban, peristiwa hukum, hubungan hukum dan obyek hukum;

Ilmu tentang kenyataan hukum (tatsachenwissenschaft atau seinwissenschaft) adalah ilmu yang menyoroti hukum sebagai perikelakukan atau sikap tindak;

Ilmu tentang kenyataan hukum, mencakup:

- Sosiologi hukum;

- Antropologi hukum;

- Psikologi hukum;

- Perbandingan hukum

- Sejarah hukum.

Sosiologi hukum yaitu suatu cabang ilmu pengetahuan yang secara empiris dan analitis mempelajari hubungan timbal balik antara hukum sebagai gejala sosial dengan gejala – gejala sosial lainnya;

Antropologi hukum yaitu suatu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari pola – pola sengketa dan penyelesaiannya pada masyarakat – masyarakat sederhana, maupun masyarakat – masyarakat yang sedang mengalami proses modernisasi;

Perbandingan hukum yaitu cabang ilmu pengetahuan yang membandingkan sistem – sistem hukum yang berlaku didalam satu atau beberapa masyarakat;

Sejarah hukum yaitu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari perkembangan dan asal – usul daripada sistem hukum dalam masyarakat tertentu;

Politik hukum yaitu cabang ilmu pengetahuan yang mencakup kegiatan – kegiatan memilih nilai – nilai dan menerapkan nilai – nilai;

Filsafat hukum yaitu cabang ilmu pengetahuan yang merupakan perenungan dan perumusan nilai – nilai, juga mencakup penyerasian nilai – nilai, misalnya; penyerasian antara ketertiban dan ketentraman, antara materil dan immateril, antara kebendaan dan akhlak, antara kelanggengan / konservatisme dengan pembaharuan;

Tidak ada komentar: