Minggu, 15 April 2012

Ilmu Politik, 1a

Menurut Kant untuk dapat disebut sebagai negara hukum harus memiliki 2 unsur, yaitu;
1. Adanya perlindungan terhadap hak - hak asasi manusia;
2. Adanya pemisahan kekuasaan dalam negara;

Tujuan negara hukum menurut Kant adalah menjamin kedudukan hukum dari individu - individu dalam masyarakat;

Dalam konsep."Laissez faire laissez aller" ini maka. peranan negara hanya bertindak sebagai pemisah apabila terjadi perselisihan antara warga negaranya, disebut Negara Penjaga Malam (Nachtwachter staat / Letat Gendarme atau Negara Polisi);

Negara hukum model Eropa Kontinental dipelopori oleh Immanuel Kant yang pada masa itu di Eropa berpengaruh faham "Laissez faire laissez aller" yakni biarlah setiap anggota masyarakat menyelenggarakan sendiri kemakmurannya, negara jangan ikut campur;

Menurut Aristoteles, keadilan merupakan syarat bagi tercapainya kebahagiaan hidup untuk warga negara dan sebagai dasar daripada keadilan itu perlu diajarkan rasa susila kepada setiap manusia agar ia menjadi warga negara yang baik;

Yang dimaksud dengan negara hukum menurut Aristoteles adalah negara yang berdiri diatas hukum yang menjamin keadilan kepada warga negaranya;

Aristoteles merumuskan negara sebagai Negara Hukum yang didalamnya terdapat sejumlah warga negara yang ikut serta dalam permusyawaratan negara (ecclesia);

Kedaulatan hukum menurut Hans Kelsen yaitu hukum itu berlaku tanpa menunggu penerimaan dari rakyat, karena sifat hukum imperatif. Kelsen mengartikan kedaulatan negara sama dengan kedaulatan hukum yang bersifat imperatif;

Tidak ada komentar: