Minggu, 15 April 2012

PEPATAH LATIN, suatu pembanding

Audax cautus (Berani dan berhati - hati);

Audacter calumniare, semper aliquid haeret (Memfitnah secara gegabah selalu menggoreskan sesuatu yang tak baik);

Audaces fortuna iuvat (Nasib baik akan membantu yang gagah berani);

Auctor quae pretiosa facit (Pengarang itu membuat barang yang dikarangnya bertambah nilai);

Auctor opus laudat (Penulis memuji karyanya sendiri);

Auctor abit operis, sed tamen exstat opus (Seniman itu telah mati, tetapi karyanya tetap hidup);

Atque ubi solitudinem faciunt pacem appellant (Orang yang membuat keheningan, berarti ia membangkitkan kedamaian);

At spes non fracta (Harapan belumlah putus);

Aspirat primo fortuna labori (Nasib baik memberi angin pada permulaan pekerjaan);

Asperius nihil est humili, cum surgit in altum (Tidak ada yang lebih beringas daripada ketika seorang yang berasal dari kalangan rendah menduduki jabatan tinggi);

Aspera non terrent (Masalah - masalah berat tidak menakutkan);

Asinus ad lyram (Keledai mendekati harpa);

Ars longa, vita brevis (Seni itu berumur panjang, sementara kehidupan itu hanya pendek » ungkapan HIPOCRATES bapak ilmu kedokteran 460-377 BC);

Armis vicit, vitiis victus est (Dia menang dengan senjata, namun dia dikalahkan oleh kejahatan - kejahatannya » komentar SENECA mengenai ALEXANDER AGUNG);

Armis potentius aequum (Hukum lebih kuasa daripada senjata);

Arma tenenti omnia dat, qui justa negat (Menolak yang adil berarti memberikan semua senjata kepada orang lain);

Tidak ada komentar: