Kamis, 06 September 2012

NEGARA


Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan yang ditaati oleh rakyatnya;

Sarjana – sarjana yang menekankan negara sebagai inti dari politik (politics) memusatkan perhatiannya pada lembaga – lembaga kenegaraan serta bentuk formilnya. Definisi – definisi tersebut bersifat tradisional dan agak sempit ruang lingkupnya. Pendekatan ini dinamakan pendekatan institusional (institutionilal approach);

ROGER F. SOLTAU  dalam Introduction to politics: “Ilmu politik mempelajari negara, tujuan – tujuan negara dan lembaga – lembaga yang akan melaksanakan tujuan – tujuan itu; hubungan antara negara dengan warga negaranya serta dengan negara – negara lain (Political science is the study of the state, its aims and purpose .... the institutions by which these are going to be realized, its relations with its individual members, and other states)”;

J. BARENTS dalam Ilmu Politika: “Ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari kehidupan negara .... yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat; ilmu politik mempelajari negara – negara itu melakukan tugas – tugasnya (De wetenschap der politiek is maatschappelijk leven ... waarvan de staat een onderdeel vormt. Aan het onderzoek van die staten, zoals ze werken, is de wetenschap der politiek gewijd)”;    

Tidak ada komentar: