Senin, 17 Desember 2012

UNGKAPAN BAHASA LATIN



Barba non facit philosophum (Jenggot itu tidak membuat orang jadi filsuf);
Pengertian: Jenggot bukan tanda orang itu bijaksana. Pada zaman Yunani, pada umumnya, para filsuf berjenggot. Kata philosophia, asal kata filsafat berarti cinta akan kebijaksanaan. Turunannya menjadi philosophos menjadi filsuf, pecinta kebijaksanaan;

Beatus, qui prodest, quibus potest (Berbahagialah orang yang membantu sesama sejauh ia dapat);

Bella matribus detestata (Perang yang dibenci oleh para ibu);  

Bellum omnium contra omnes (Perang dari semua orang melawan semuanya = Perang dunia yang tanpa nalar);

Bellum pacis pater (Perang adalah bapak dari perdamaian);

Bellum se ipsum alet (Biarkan perang membiayai dirinya sendiri);

Bene Agere et laetari (Berbuat baik dan bersukacitalah);

Bene audire alterum patrimonium est (Mendengarkan dengan baik – baik adalah warisan yang kedua);

Bene diagnoscitur, bene curator (Segala sesuatu yang didiaknosa dengan baik memberi kesembuhan dengan baik);
Bene orasse est bene studuisse (Sudah berdoa dengan baik artinya sudah berusaha dengan baik);

Bene qui latuit bene vixit (Orang yang berada dalam keadaan yang baik adalah dia yang hidup baik);

Benedicamus Domino (Semoga kita diberkati Allah);
Catatan: Jawabannya: Deo Gratis (Syukur, terimakasih kepada Allah);

Beneficia non obtruduntur: beneficium invito non datur (Karya kebaikan tidak dapat dipaksakan, pelayanan paksaan tidak bernilai);

Benevolentia devincere homines et caritate (Mengalahkan manusia dengan budi baik dan kasih sayang);

Bis dat, qui cito dat (Orang yang memberi dengan cepat, memberi dua kali);
Pengertian: Memberikan pertolongan lebih cepat selalu lebih baik;

Bona diagnosis, bona curatio (Diagnosa yang baik, penyembuhan yang bagus);

Bona valetudo melior est quam maximae divitiae (Kesehatan yang baik lebih berharga daripada kekayaan yang paling besar);

Boni pastoris est tondere pecus, non deglubere (Gembala yang baik mencukuri domba – dombanya, ia tidak menguliti mereka);
Pengertian: Seorang penguasa berkewajiban mensejahterakan masyarakatnya, bukan menyengsarakan mereka; 

Bonis quod bene fit, haud perit (Kebaikan yang dilakukan untuk hal – hal yang baik, tidak akan hilang);

Bonum commune (Kesejahteraan bersama, kesejahteraan umum);

Bonum magis carendo quam fruendo cernitur (Yang baik itu baru diketahui setelah hilang daripada ketika sedang dimiliki);

Bonum Populi Supreme lex (Kesejahteraan rakyat adalah hukum utama);

Bonum publicum (Kesjahteraan umum);

Bonum summum quo tendimus omnes (Kita semua menuju pada kebaikan mutlak);

Bonus animus in mala re dimidium est mali (Berbesar hati dalam penderitaan, membuat penderitaan itu terasa separuh lebih ringan);

Bonus dux bonum reddit militem (Komandan yang baik menghasilkan serdadu yang baik);

Bonus homo semper tiro (Orang yang baik itu sering mudah ditipu);

Bonus pastor animam suam dat pro ovibus suis (Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba – dombanya);
Catatan: Lengkapnya demikian, “Akulah gembala yang baik. Gembala yang yang baik memberikan nyawanya bagi domba – dombanya (Yoh. 10:11);

Breve sit, quod turpiter audes (Semoga apa yang kau lakukan secara nista itu hanya sebentar);

Brevis esse laboro obscurus fio (Jika aku berusaha sedikit, maka aku menjadi orang yang tidak jelas);

Brevis ipsa vita est, sed malis fit longior (Hidup itu sendiri adalah pendek, tetapi kejahatan itu lebih panjang);

Brevis ira est ipsa memoria iracundiae (Ingatan akan kemarahan itu sendiri sesungguhnya adalah sebuah kemarahan pendek);

Tidak ada komentar: