Kamis, 21 Maret 2013

ORANG - ORANG KUDUS




EDITH atau ELFRIDA (961 – 984) adalah putri tak sah Raja Edgar dari Inggris (944 – 975; P : 8 Juli) yang membaharui hidup Kristiani di Inggris Selatan. Sejak kecil ia dititipkan dan dibesarkan dalam biara. Edith tidak mau menjadi pimpinan biara karena senang melayani semua penghuni biara. L: Seorang puteri raja yang melayani orang sakit;

EDMUND (841 – 869): Raja Anglia Timur ini dibunuh secara kejam oleh tentara Denmark yang kafir, ketika mereka merampok kerajaannya dan menuntut supaya Edmund murtad; 

EDUARDUS (1004 – 1066) adalah raja pecinta damai, penderma dan pendoa yang tekun. Ia dijuluki “The Confessor”, artinya saksi iman dengan hidup suci. Eduardus mendirikan Westminster Abbey, gereja nasional Inggris. Di dalam gereja inilah ia dikuburkan;   

EFREM merupakan sinar dan kebanggaan umat Kristen Siria. Sedari remaja ia bertapa dan belajar di Nisibis, kota kelahirannya. Lalu Tuhan memanggilnya ke Edessa (Urfa di Irak), dan Efrem mengajarkan apa yang telah dipelajarinya. Ia membela iman Kristen terhadap ajaran bidaah. Buku – buku apologetisnya membuat ia terkenal sebagai “Rasul Siria”. Selain itu,  homili – homilinya yang bersajak, berbagai nyanyian dan kidung gereja buah ciptaannya, masih termasyur hingga kini. Bila berkhotbah ia sering berhenti oleh cucuran air matanya sendiri. Ia begitu gemetar, sehingga para pendengar gemetar pula, khususnya bila membicarakan pengadilan terakhir. Meskipun perwatakannya mudah meluap, namun tak pernah orang melihat ia marah; ia ramah kepada orang miskin dan mereka yang menderita. Ia bekerja bagaikan kuda tatkala umat Edessa tertimpa paceklik tahun 378. Kunci sukses hatinya ialah kerendahan hatinya: ia tidak menaruh kepercayaan kepada diri sendiri, melainkan pada Tuhan saja. Ia menolak ditahbiskan imam dan memilih tetap diaken sampai akhir hidupnya. Kepada S. Basilios yang ditemuinya, ia berkata: “Sayalah Efrem yang tersesat dari jalan ke surga”. Sambil menangis tersedu – sedu katanya lebih lanjut: “Bapa, kasihanilah orang berdosa ini, bimbinglah saya melalui jalan yang sempit!”;

EFREMàDiaken, Penyair dan Pujangga Gereja di Siria (306 – 373);  

EILIN (wafat 1160): Janda muda yang saleh ini berziarah dari Swedia ke Yerusalem. Oleh sanak saudaranya ia dituduh merencanakan pembunuhan atas suami puterinya. Karena itu Eilin dipukuli dengan tongkat kayu sampai mati. Banyak peziarah menyaksikan terjadinya banyak mukjizat pada makamnya;

EISTEIN (wafat 1188) adalah uskup di Trondheim (Norwegia). Ia berjuang mati – matian untuk membebaskan Gereja dari pengawasan negara, akibatnya ia dibuang oleh raja. Eistein mengajak para imam supaya hidup berkomunitas;

FABIAN (wafat 250): Paus ini membangun kembali umat Roma dan kesatuan Gereja, setelah mengalami penganiayaan dan rongrongan bidaah. Ia mati sebagai saksi iman pada zaman pemerintahan Kaisar Decius;

FABIOLA adalah puteri keluarga ningrat di Roma. Ia membangun rumah tangga dengan lelaki yang bejat cara hidupnya. Karena tidak tahan Fabiola minta cerai dan usahanya tersebut berhasil di catatan sipil. Tetapi Fabiola nekad kawin lagi, meski beragama Kristen. Perbuatannya ini jelas mencemarkan nama baik umat. Fabiola bertobat di hadapan umat, dan diterima kembali ke dalam pangkuan Gereja.
Cara hidup lama ia tinggalkan sama sekali. Ia mendermakan seluruh harta kekayaannya dan berbuat amal. Kemudian ia pergi ke Betlehem bergabung dengan Hieronimus. Fabiola mendirikan sebuah biara dan membantu para pengikut   Hieronimus dalam karya penterjemahan Alkitab kedalam bahasa Latin. Namun impian Fabiola untuk hidup tenang tidak menjadi kenyataan.Sebab, suasana kandang Betlehem yang diinginkannya berdekatan dengan penginapan yang ramai dan hiruk – pikuk. Selain itu, pada waktu itu terjadi perpecahan diantara berbagai golongan Kristen di Palestina. Tanah suci juga terancam oleh bangsa Hun. Itulah sebabnya Fabiola terpaksa angkat kaki dari Betlehem bersama Hieronimus menunju Jaffa, dari sana mereka kembali ke Roma.
Bersama seorang teman Fabiola mendirikan rumah penginapan bagi ortanmg sakit dan mereka yang sedang dalam perjalanan. Itulah yayasan pertama yang mengurus suatu rumah sakit (hospital). Namanya cepat menanjak dan lembaga itu segera ditiru orang – orang Kristen dalam karya amal; 

FATIMA: Nama untuk wanita ini adalah nama tempat penampakan S. Maria (1917) dan tempat ziarah di Portugal. Nama desa itu diambil dari nama anak Muhammad, yaitu Fatima, waktu penjajahan Arab; 

FAUSTINUS dan YOVITA (abad ke – 2): Konon mereka adalah martir di Brescia (Italia); 

FEBRONIA (abad ke – 4): Dikisahkan bahwa pada abad ke – 7 puteri cantik di kota Nisibis kawasan Mesopotamia (Irak) itu akan dibebaskan dari penjara oleh kepala pengadilan Selenus, asal ia murtad dan mau menikah dengan Lisimakus, keponakannya. Tetapi Febronia menolak. Akibatnya, ia disiksa dan dipukuli dengan kayu sampai mati. Lalu Selenus menjadi gila dan bunuh diri, sedangkan keponakannya bertobat;

Tidak ada komentar: