Jumat, 26 April 2013

PENCIPTAAN ALAM SEMESTA



ALLAH MENCIPTAKAN DUNIA

Dahulu kala, dunia tidak ada.  Tidak ada burung dan tidak ada lebah. Tidak ada ladang dan tidak ada bunga – bunga. Tidak ada danau dan tidak ada sungai. Tidak ada matahari, tidak ada bulan, tidak ada bintang – bintang . Manusia juga belum ada. Dahulu kala, tidak ada apa – apa. Yang ada hanya Allah.

Lalu Allah menciptakan dunia. Ia menciptakan surga dan bumi. Allah membuat dari yang tidak ada menjadi ada. Dan, Allah menciptakan dunia dalam waktu enam hari. Tiap hari Allah menciptakan satu demi satu. Ketika Allah menciptakan sesuatu , Dia hanya bersabda, “Jadilah”. Maka, sesuatu terjadi.

Pertama kali,  yang ada hanya gelap. Jadi Allah bersabda, “Jadilah terang”. Setelah itu, terang ada. Terang itu bersinar seperti siang.

Hari berikutnya Allah menciptakan langit biru diatas, seperti yang kita lihat sekarang ini. Setelah itu, Allah memerintahkan air untuk berkumpul di suatu tempat. Dengan cara ini, Allah menjadikan sungai, danau dan laut. Diantaranya terdapat tanah kering yang biasa kita sebut daratan.

Tetapi belum ada tanaman yang tumbuh di tanah. Belum ada pohon – pohon, belum ada semak, belum ada bunga – bunga. Jadi, Allah menciptakan tanaman. Lalu rumput – rumput hijau menutupi ladang – ladang. Bunga – bunga berwarna – warni tumbuh di tanah. Ada juga semak dan berjenis – jenis pohon. Dari dalam semak tumbuh buah arbei. Pohon – pohon menghasilkan buah – buahan. Allah menaburkan benih – benih ke tanah sehingga lebih banyak tanaman yang tumbuh.

Lalu, Allah menciptakan yang lain. Dia bersabda lagi dan seketika itu  langit penuh dengan sinar. Dia menciptakan matahari, bulan dan bintang – bintang yang berkerlap – kerlip di waktu malam.

Bumi menjadi indah sekarang. Dan Allah membuatnya lebih indah lagi. Allah kembali b ersabda. Dia menciptakan ikan yang berenang di air dan burung yang bernyanyi di pohon – pohon. Lalu pada hari keenam, Allah bersabda lagi. Ada lebah yang terbang dari satu bunga ke bunga yang lain. Ada kucing dan Anjing yang bermain di lapangan. Ada kuda  - kuda dan sapi – sapi berjalan mencari makanan.

Terakhir, Allah menciptakan manusia pertama. Allah menciptakan laki – laki dari debu. Lalu, Allah menghembuskan napas ke hidung laki – laki itu. Allah menamainya Adam. Setelah itu, Allah menciptakan seorang perempuan untuk menemani Adam. Namanya Hawa.

Pada hari ketujuh, Allah beristirahat. Allah melihat semua yang Ia ciptakan itu sangat baik.          






GOD MAKES THE WORLD

Long, long ago there was no world. There was no birds and bees, no fields and flowers, no lakes and rivers. no sun, no moon, and no stars. There were no people either. There was nothing at all. Only God was there.

Then God made the world. He made the heavens and the earth. He made all there is out of nothing. God made the world in six days. He made a part of it each day. Whenever God made something, He just sad, “Let it be made”, and it was made.

A first it was dark all around. So God said, “Let there be light”. As soon as God said this, there was light.

The next day God spoke again and made the blue sky high above us , just as we see it now. After this God told the water to gather in certain places. In this way, He made rivers, the lakes, and the oceans. In beetwen was dry land.

But nothing grew on the land. There were no trees, bushes, or flowers anywhere. So God spoke and made the plants. Green grass covered the fields. Pretty flowers of many colors grew out of the ground. There were also bushes and trees of every kind. Many of the bushed had berries, and many of the trees had fruit.

God made still more. He spoke again, and at once the sky was filled with lights. He made the sun and the moon, and all the stars that twinkle at night.

The earth was beautiful now, but God made it even better. God spoke once more and made fish to swim in the waters and birds to sing in trees. Then, on the sixth day, He spoke again Bees flew from flower to flower. Cats and dogs played in the fields. Horses and cows walked about looking for food.

Last of all, God made the first people. God made the first man out of the dust of the earth. Then he breathed into  his nose. God called the man Adam. Then God made the first woman to be  a partner for the first man. The first woman   was named Eve.

On the seventh day God rested. He looked at all He had made, and it was very good.      

Tidak ada komentar: