Sabtu, 17 Agustus 2013

MEDITASI PIKIRAN

MEDITASI PIKIRAN




Persahabatan jarang ditemukan, tetapi harus dibangun (Friends are seldom found, they are made) ~ WENTWORTH);

Aku pergi untuk mencari seorang sahabat, tetapi tak kutemukan seorang juga; Aku pergi untuk menjadi seorang sahabat, dan sahabatpun ada dimana – mana (I went outside to find a friend, but could not find one there; I went outside to be  a friend, and friends were everywhere);

Hidup kudus merupakan kesaksian yang paling penuh kuasa (The most powerful testimony is a holy  life);

Kasih kita kepada Kristus akan menjadi nyata bila diwujudkan dalam kasih kita kepada sesama (Our love for Christ is only as real as our love for our neighbor);

Posisi terkuat di bumi ini adalah berlutut di hadapan Tuhan semesta alam (The most powerful position on earth is kneeling before the Lord of the universe);

Ampuni kami Tuhan saat kami tercengang  ketika menerima jawaban atas doa – doa kami; Tumbuhkan iman kami dan ajar kami mempercayai perhatian-Mu yang penuh kasih (Forgive us, Lord, when we’re  surprised by answers to our prayer; Increase our faith and teach us how to trust Your loving care);

Setiap kebaikan yang dilakukan bagi sesama adalah kebaikan yang ditujukan kepada-Nya; Kasih seperti yang dimiliki Kristus bagi sesama kiranya disaksikan dunia ada dalam diriku (Every kindness done to others is a kindness done to Thee; Christlike love for all my brothers may the world observe in me);

Lebih baik aku mati daripada membuat malu, bagi Tuhanku, ketika nama-Nya dihina; Jadi, aku akan menjalani hari – hariku dengan menghormati Kristus  dan mengikuti jalan-Nya (I’d rather die than bring disgrace upon my Lord, His name debase; So I will live my life each day to honor Christ and walk His way);

Agar kesaksian Anda tetap hidup, Anda harus mati terhadap dosa (To keep your testimony alive, you must die to sin);

Tuhan, kiranya aku selalu melakukan kehendak-Mu, tanpa melihat betapa kecilnya tugas itu; Oh, kiranya aku punya kerendahan hati dan melakukan apapun yang Kau kehendaki (Lord, May I always do your will, it matters not how small the task; Oh, may I have a humble heart and do whatever You may ask);
Tak ada hal lain yang menyatakan dengan lebih jelas tentang kasih Allah selain salib Kristus  (Nothing speaks more clearly of God’s love than the Jesus’ cross);

Ketika Yesus mati di salib Kalvari, Dia memikul dosa dan aib kami; Dia memberi kami kebenaran-Nya, kemulian-Nya dan nama-Nya (When Jesus died on Calvary’s cross, He took our sin and shame; He gave to us His righteouness, His glory and His name);

Kita perlu panduan Allah dari surga, Tuntunan-Nya tiap hari, kasih-Nya yang abadi; Ketika kita percaya pada arahan-Nya, demi kebaikan kita, Dia akan memberikan koreksi (We need God’s guidance from above, His daily leading, constant love; As we trust Him for direction, to our course He’ll make correction);

Untuk mengikut Kristus, kita harus melepaskan semua yang kita genggam erat; Dan ketika kita bersedia menyangkal diri, semakin lebih jelas apa yang kita capai (To follow Christ we must let go of all that we hold dear; And as we do deny ourselves, our gains become more clear);

Hidup bagi diri sendiri membuat kita mati; mati terhadap diri sendiri membuat kita hidup (By living for ourselves we die; by dying to ourselves we live);

Tuhan, tolong aku menerapkan firman-Mu dan tak hanya merenungkannya; Melakukannya agar tak mempermalukan nama-Mu, tetapi memuliakan nama-Mu (Lord, help me to apply Your Word and move it from my head; To actions that won’t shame Your Name, but honor You instead);

Berikan seluruh hidupmu kepada Yesus, Dia telah memberikan segalanya kepadamu (Give your all for Jesus, He gave  His all for you);

Terpujilah nama Yesus, aku sangat senang Dia menerimaku; Dia mengampuni pelanggaranku, Dia telah membersihkan hatiku dari dosa (Blessed be the name of Jesus, I’m so glad He took me in; He’s forgiven my transgressions, He has cleansed my heart from sin);

Rasa bersalah bukanlah beban yang diinginkan Bapa surgawi untuk ditanggung anak – anak-Nya (Guilt is a burden our heavenly Father  never intended His children to bear);

Kasih kita kepada Allah seharusnya selalu menggerakkan hati kita untuk melakukan apa yang baik dan benar; Kasih juga berarti takut akan penghakiman sejati-Nya dan takjub akan kekuatan-Nya yang dahsyat (Our love for God should always move our hearts to do what’s good and right; Love also fears His judgements true and stands in awe of His great might); 

Takutlah akan Allah, maka Anda tidak akan takut  pada apapun (Fear God, and you’ll have nothing else to fear);

Waktu yang kita gunakan untuk bersekutu dengan Allah setiap hari dalam doa akan menguatkan kita untuk menghadapi cobaan si jahat yang menjebak (The time we spend in fellowship with God each day in prayer will strengthen us to stand against temptation’s evil snare);

Agar stamina rohani kita tetap terjaga, berjalanlah bersama Kristus setiap hari (To keep spiritually fit, walk daily with Christ);

Ampunilah aku ya Tuhan, untuk semua dosaku. Jadikanlah hatiku murni dan bersihkanlah batinku; Kuakui segala kesalahan yang telah kulakukan kepada-Mu, pulihkanlah sukacitaku saat ini, aku adalah milikmu (Forgive me, o Lord, for all my sin. Please make my heart pure and cleanse me within; Confessing to You what I have done wrong, restore now my joy, to You I belong);

Mengaku dosa adalah kunci yang membuka pintu pengampunan (Confession is the key that opens the door to forgiveness);

Jika suatu penyakit yang tidak ada obatnya menyerang hidup Anda, jangan biarkan penyakit itu menyerang jiwa Anda. Tubuh Anda dapat diserang dengan hebat dan Anda mungkin mengalami pergumulan berat. Namun, jika Anda senantiasa mempercayai kasih Yesus, roh Anda tetap kuat (If an incurable disease has invaded your life, refuse to let it touch your spirit. Your body can be severely afflicted,  and you may have a great struggle. But if you keep trusting Jesus’ love, your spirit will remain strong) ~ DAVE EGNER;   

Musuh terbesar kita bukanlah penyakit, melainkan keputusasaan (Our greatest enemy is not disease, but despair);

Telah tersedia tempat di sorga bagi kita semua yang telah menerima pengampunan dan hidup yang kekal dari Kristus, yang kepada-Nya kita percaya (There is a place reserved in heaven for all of us who have received forgiveness and eternal life from Christ, in whom we have believed);

Beriman kepada Kristus adalah satu – satunya tiket menuju sorga (Faith in Christ is the only ticket to heaven);

Yesus telah memanggilku untuk memunculkan yang terbaik dariku, hidup bagi-Nya baik saat bekerja maupun saat santai; Dia mengenal hatiku, dan karena itulah aku dapat tenang. Mengapa aku khawatir dengan apa yang dikatakan orang? (Jesus has called me to be at my best, living for Him when at work or at rest; He knows my heart, and in that I can rest. Why should I worry what others may say?);
Mengetahui bahwa Allah melihat kita dapat memberikan kepastian dan ketenangan (To know that God sees us brings both conviction and comfort);

Yesus adalah segalanya bagiku, hidupku, sukacitaku, segenap diriku; Dari hari ke hari, Dialah kekuatanku. Tanpa-Nya aku akan jatuh (Jesus is all the world to me, my life, my joy, my all; He is my strength from day to day. Without Him I would fall);

Hidup bagi Yesus adalah alasan terbaik untuk hidup (Living for Jesus is the best reason for living);

Meski hidup ini menyebabkan kita menderita, iman kita kepada Kristus dapat menolong kita melihat bahwa jika kita menaati firman-Nya, Dia akan memberi kita sukacita dan kemenangan (Although this life will bring us pain, our faith in Christ can help us see that if we will obey His Word, He’ll give us joy and victory);

Abaikanlah kuasa dari hal yang mencengkeram Anda, pikirkanlah kuasa Kristus dalam diri Anda (Think less of the power of things over you and more of the power  of Christ in you);

Terkadang kita melihat mukjizat, dan iman kepada Allah yang menggugah; Namun, mata iman dapat melihat tangan Allah yang bekerja melalui hidup kita (Sometimes we see a miracle, and faith in God revives; Yet eyes of faith can see God’s hand at work throughout our lives);

Percaya berarti melihat apa yang tak bisa dilihat mata (Believing is seeing what our eyes cannot see);

Kebenaran Kristus yang sempurna adalah cuma – cuma bagi setiap orang; tetapi dengan iman, kita harus menerima anugerah-Nya, dan percaya kepada Anak tunggal Allah (The perfect righteousness of Christ is free to everyone; But we by faith must take that gift, and trust God’s precious Son);  

Iman tak hanya percaya bahwa Yesus bisa menyelamatkan, tetapi juga meminta Dia melakukannya (Faith is not just believing that Jesus can save, it’s asking Him to do it);

Kristus memberikan kepada setiap anggota gereja-Nya karunia istimewa untuk digunakan; Dia memberikannya dengan kemahakuasan-Nya, bukan kita yang memilih-Nya (Christ give each member of His church His special gifts to use; He sovereignly distributes them, We do not pick and choose);

Supaya gereja menjadi lebih sehat, latihlah karunia rohani Anda (For a healthier church, exercise your spiritual gifts);

Kiranya firman Allah berdiam dengan limpah dalam hatiku dari waktu ke waktu, sehingga semua melihat kemenanganku hanya karena kuasa-Nya (May the Word of God dwell richly in my heart from hour to hour, so that all my see I triumph only through His power);

Satu kebenaran dari Alkitab lebih berharga daripada segala hikmat manusia (One truth from the Bible is worth more than all the wisdom of man);

Ketika kita terus mengumpulkan lebih banyak barang, terkadang kita menggerutu karena masih merasa kurang; Namun, marilah kita bersyukur untuk pemberian Yesus Kristus. Kiranya kita dipuaskan melalui makanan dan pakaian (As we keep on collecting more and more stuff, we sometimes complain that we don’t have enough;  But let us be thankful for what Jesus Christ has sent. With food and with clothing may we be content);

Kepuasan bukan berasal dari melimpahnya kekayaan, tetapi dari sedikitnya keinginan (Contentment comes not from great wealth but from few wants);

Tuhan, tolong kami untuk melihat apa yang tak terlihat hanya dengan mata telanjang kami; Kiranya kami melihat dengan mata hati tentang kekayaan surgawi yang menanti (Lord, help us see what cannot be seen with only the naked eye; So let us look with eyes of the heart to riches beyond the sky);

Anda tak akan dibutakan terhadap kekayaan rohani, jika pandangan Anda tertuju kepada Yesus (You won’t  be blind to your spiritual riches if you keep your eyes on Jesus);

Seharusnya hatiku menjadi takhta kemuliaan, karena Kristus telah tinggal di dalamku; Akan kujaga tetap bersih dan bebas dari dosa, seharusnya demikian tempat kediaman-Nya (My heart should be royal throne, for Christ has come to live in me ; I’ll keep it clean and free from sin, that’s what His dwelling place must be);

Hati Anda diciptakan untuk menjadi rumah Allah (Your heart is meant to be God’s home);

Aku tak bisa tidur semlam, tetapi tak mengganggu, tak menganggapnya sebagai suatu kerugian besar; Ah, tidak! Aku cukup tenang kehilangan waktu  tidurku. Aku ditemani sahabat yang begitu menakjubkan! (I couldn’t sleep last, night, but did not toss and count my wakefulness a dreadful loss; Ah, no! I was quite glad to lose my sleep. I had such wondrous company to keep!);

Jika tidak bisa tidak, tak perlu menghitung domba, berbicaralah kepada Sang Gembala (When you can’t sleep, don’t count sheep, talk to the sheperd);

Hidup kekal adalah pengenalan akan Allah melalui Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal; Itulah kebutuhan hidup terbesar  yang perlu dipahami. Tanpa itu hidup belumlah dimulai (Eternal life is knowing God  through Jesus Christ His only Son; Such knowledge is life’s greatest need. Without it life has not begun); 

Jika Anda mencari Allah, pandanglah Yesus (If you’re looking for God, look to Jesus);

Sejumlah orang tak suka mendengar bahwa Yesus adalah satu – satunya jalan. Tetapi kita harus tetap memberitakan kebenaran, sehingga mereka dapat menerima dan taat (Some people do not like to hear that Jesus is the only way. But we must still proclaim that truth, so they will follow and obey);

Mereka yang tersesat membutuhkan seorang penolong yang menunjukkan jalan keluar kepada mereka (Those who are lost need someone to show them the way);

Ketika kita hidup dengan pengharapan, menantikan kedatangan Kristus kembali, ketekunan dan ketaatan yang kita lakukan menjadi perhatian utama kita (When we live with ecpectancy, awaiting Christ’s return, our diligent obedience becomes our main concern); 

Buatlah rencana seolah – olah Kristus datang bertahun – tahun lagi; Hiduplah seolah – olah Kristus akan datang hari ini (Plan as if Christ’s return is many years away; Live as if Jesus Christ will come today);

Tuhan, berikanku semangat kudus yang membakar dalam hatiku, sama seperti semangat-Mu tentang kebenaran dan keadilan yang akan kutaati senantiasa (Lord, grant to me a holy zeal, that burns within my heart, A zeal like Yours for truth and right  from which I’ll not depart); 

Kristus adalah kebenaran sejati, kita tak membutuhkan kebenaran lainnya lagi (Christ Himselft is the truth, we need nothing more);

Betapa kayanya kebenaran dalam firman-Nya, jauh melebihi keindahan permata! Dengan iman kita dapat menemukannya ketika kita merenungkan dan disertai doa (How rich the truths within God’s Word, what gems beyond compare! By faith we can discover them when study joins with prayer);

Ketika Anda membuka hati kepada Sang Juruselamat, Dia membukakan pikiran Anda pada firman-Nya (When you open your heart to the Savior, He opens your mind to the Word);

Seperti berkat Allah yang tak pernah berkesudahan, begitulah seharusnya puji – pujianku atas segala kebaikan-Nya setiap hari yang terus mengalir tiada henti (As endless as God’s blessing are, so should my praises be for all His daily goodnesses that flow unceasingly);

Jika Anda tahu Allah bekerja dalam segala sesuatu, Anda bisa menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya (If you know that God’s hand is in everything, you can leave everything in God’s hand);

Ketika kita hidup untuk Kristus dan mengikut-Nya, jalan yang ditempuh mungkin terlihat curam; Tetapi jika kita percaya anugerah dan kekuatan-Nya, langkah – langkah kita dijaga dan dipimpin-Nya (As we live for Christ and follow Him, the way may seem quite steep; But if we trust His grace and strength, our steps He’ll guide an d keep); 

Yesus Kristus  selalu memberi kita kekuatan yang cukup untuk mengambil langkah selanjutnya  (Jesus Christ always gives enough strength for the next step);

Sebelum engkau tidur, serahkanlah segala pikiran yang bermasalah; Lepaskan beban dan kekhawatiranmu dalam untaian doa yang syahdu (Before you sleep, just gently lay every troubled thought away; Drop your burden and your care in the quite arms of prayer);

Karena Allah tak pernah tertidur, kita bisa tidur dengan nyenyak (Because God never sleeps, we can sleep in peace);

Jika engkau mengandalkan kekuatan Allah dan menjalani hidup yang benar, maka apapun yang kau lakukan dalam nama Yesus akan menjadi karya-Nya dalam dirimu (If you rely upon God’s strength and live a life that’s true, then what you do in Jesus’ name will be His work through you);

Hanya ketika kita menyadari kelemahan kita maka kita dapat bersandar kepada Yesus Kristus (Only as we see our weakness can we draw upon strength of Jesus Christ);

Allah kita penuh kasih mengubah kita dan menjadikan kita seperti putra-Nya dengan menggunakan ujian dan pencobaan hingga genaplah seluruh karya-Nya (Our loving God transforms us and makes us like His Son by using trials and testings until His work is done);

Allah menentukan segala peristiwa yang akan kita lalui; Kita menentukan bagaimana cara melaluinya (God chooses what we go through; We choose how we go through it);

Allah telah berkata Dia tidak akan meninggalkan kita, Dia tak akan pernah mengabaikan kita; Kita dapat percaya bahwa firman-Nya kekal, memberikan pengharapan dan semangat (God has said He will not leave us, that He never will forsake; We can trust His Word unchanging, and new hope and courage take) ;

Kita memperoleh semangat untuk untuk bertahan, ketika kita bersujud dihadapan Tuhan (We find courage to stand when we kneel before the Lord);

Walaupun kita tersandung setiap hari, Tuhan selalu ada disana untuk mengangkat, mengampuni dosa kita, dan menunjukkan kasih dan perhatiannya (Although we stumble everyday, the Lord is always there to lift us up, forgive our sin, and show His love and care);  

Dosa kita sangatlah besar, anugerah Allah jauh lebih besar (Our sin is great, God’s grace is greater);

Kami bersyukur Tuhan, bahwa ketika kami jatuh kami dapat kembali sesuatu yang baru jika dengan rendah hati kami mengaku dosa, lalu datang kembali dan mengikut Engkau (We’re thankful, Lord, that when we fall we can begin anew if humbly we confess our sin, than turn and follow You);

Sukses adalah ketika kita bangkit setelah jatuh (Success means that you get up one more time than you fall down);

Jika engkau memberontak dan berpaling dari apa yang kau tahu sebagai kebenaran, berserahlah kepada Allah, Dia akan mengampuni. Dia masih mempunyai tugas bagimu (If you rebelled and turned away from what you know is true, submit ti God, He will forgive. He still has work for you);

Anda tak dapat melepaskan dosa anda, jika anda belum membereskannya (You can’t put your sins behind you until you face them); 

Pergi, terus bekerja; merasakan dan menyatakan sukacitamu saat melakukan kehendak Bapa; Inilah cara yang ditunjukkan Sang Tuan. Bukankah sebagai hamba-Nya aku harus mengikut-Nya (Go, labor on; spend, and spent, Thy joy to do the Father’s will;It is the way the Master went. Should not the sevant tread it still?);

Kebesaran sejati tidak diperoleh dengan memberi perintah, tetapi dengan melayani (True greatness is not attained by giving orders, but by serving);

Ajarlah aku melakukan tugas sederhana sebaik yang bisa kulakukan, dan tidak mencari panggilan yang lebih b esar yang mungkin bertentangan dengan rencana-Mu (Teach me to do the humble task the very best I can, and not to look for greater calls which may oppose Thy plan);

Pekerjaan sederhana menjadi pekerjaan kudus, jika dilakukan untuk Yesus Kristus (Humble becomes  holy work when it’s done for Jesus Christ);

Aku menemukan penyembuh sederhana untuk meringankan hidup yang kita jalani, dan menjadikan setiap hari lebih bahagia; Kata itu adalah “mengampuni”  (I found a little remedy to ease the life we live, and make each day happier one; It is the word “forgive”);

Ketika Anda merasa tak mampu mengampuni, ingatlah seberapa banyak Anda telah diampuni (When kit seems you can’t forgive, remember how much you’ve b een forgiven);

Ada kerendahan hati, tanpa kesombongan, yang lambat untuk marah ketika diabaikan, atau dibenci atau dihina. Karena menganggap salib sebagai hadiah (There is a meekness free from pride that feels no anger rise as slights, or hate, or ridicule. But counts the cross a prize);

Mintalah kerendahan hati kepada Yesus Kristus, tetapi janganlah merasa Anda telah mencapai kerendahan hati (You can ask the Jesus Christ  for humality, but you can’t thank Him for it);

Tuhan, bentuklah hidupku seperti yang Kau kehendaki, tuntunlah aku dengan rencana kasih-Mu setiap hari; Ambillah yang kau perlukan dan berilah yang Kau kehendaki, hidupku bagi-Mu untuk Kau pakai  dan kau penuhi (Lord, shape my life as only You can, guiding each day by Your loving plan; Take what you need and give what you will, my life is Yours to use and to fill);

Anda tak bisa menang, jika tak bersedia melayani (You can’t win without serving well);

Tidak ada komentar: