Kamis, 05 September 2013

DASAR YANG KOKOH (Our Firm Foundation)



DASAR YANG KOKOH (Our Firm Foundation)

Allah memiliki cara – cara yang mengguncang dunia saat Dia bekerja. Dia benar – benar membuat bumi bergetar ketika Yesus mati di kayu salib, dan Ibrani 12:26 menggambarkan tentang suatu saat di masa yang akan datang ketika dasar bumi kembali akan bergtuncang dahsyat oleh karena kuasa dan kehadiran-Nya (God has way of shaking the world when He is at work. He literally  caused the ground to quake when Jesus died on the cross, and Hebrews 12: 26 describes a time still future when the earth will undergo a similar display of His power and presence).

Dalam kehidupan kita saat inipun, Dia sering membuat dasar kehidupan kita terguncang – entah itu sekutu politik, sistem keuangan, atau bentuk – bentuk keamanan manusia lainnya. Dengan demikian kita dapat melihat kerapuhan bangunan yang kita jadikan dasar kebanggaan dan harapan kita. Kehidupan pribadi juga sering terguncang ketika ,keluarga mengalami krisis atau pernikahan mulai merenggang. Jika kita membangun di atas dasar yang rapuh seperti hikmat manusia, harga diri, dan cinta yang bersyarat, segala sesuatu mungkin kelihatan baik untuk sementara. Tetapi dasar yang tidak kokoh itu akan menimbulkan kehancuran  ketika terjadi badai (Likewise in our present day, He often lets the foundations of our world be shaken – wheter political alliences, financial systems, or other forms of human security. Then we can see the flimsiness  of the structures on which we’ve based our pride and hopes. Individual lives are also often shaken when a family experiences crisis or a marriage begins to unravel. If we have built on the fragile cornerstones  of human wisdom, pride, and conditional love, things may look good for a while, but a weak foundation causes collapse when storms hit).     

Meskipun semua orang tidak akan luput dari masalah, kita dapat tetap memiliki damai sejahtera. Karena kita tahu Allah selalu memiliki tujuan yang lebih besar saat Dia mengizinkan pergolakan terjadi dalam hidup kita. Masa sukar juga dapat mengguncang orang percaya untuk keluar dari sikap apatis dan hanya berfokus pada diri sendiri. Kita diingatkan agar tidak bersandar pada diri sendiri maupun hal – hal yang sementara di dunia ini. Hanya ada satu dasar yang kokoh: hubungan yang tulus dan mendalam dengan Yesus Kristus, yang akan menyertai Anda melalui setiap dan segala pergolakan. Tak peduli sehebat apapun badai mengamuk, Anda akan tetap berdiri teguh jika Anda berdiri di atas dasar kasih-Nya. Sebagai duta – duta Allah di bumi, kita memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan belas kasihan-Nya kepada orang – orang yang sedang mengalami kehancuran. Jadilah pesan pengharapan yang hidup bagi orang – orang di sekitar Anda hari ini (While adversity affects everyone, we can have peace in knowing that God always has a greater purpose when He allows upheaval in our world. Hard times can also shake believers out of apathy and self – focus, reminding us not to trust in ourselves or the temporary structures of this world. There is only one secure foundation; a genuine, deep relationship with Jesus Christ, which will carry you through any and all turmoil. No matter what storms are raging all around, you’ll stand firm if you stand on His love. It’s as God’s ambassadors on earth, we have a responsibility to extend His compassion to people whose lives are crumbling . Be a living message of hope to those around you today).  

Tidak ada komentar: