Senin, 20 Januari 2014

KAMUS HUKUM 1ab



f.o.b. (free on board) ~ ongkos – ongkos pengangkutan sampai di kapal ditanggung oleh pihak penjual;

fabrieksmerk ~ merek, tanda khusus dari suatu pabrik yang harus didaftarkan di Derektorat HAKI, dan peniruan / pemalsuan merek tersebut dapat dituntut;

facti: judex facti ~ hakim yang memeriksa tentang duduknya perkara di pengadilan;

factotum ~ sesorang yang mengerjakan berbagai macam pekerjaan;

factum ~ bentuk tunggal (singularis) dari kata “facta”;

factum illiatum ~ perbuatan melawan hukum;

factuur ~ rekening, nota tentang barang – barang yang dilever beserta harga – harganya;

facultatief ~ bebas, sesukanya, boleh pilih, tidak mengharuskan. Ketentuan – ketentuan undang – undang yang menganjurkan sesuatu, ada yang melakukannya secara facultatief ialah secara bebas, dan ada yang melakukannya secara imperatif ialah secara memaksa;  

failliet ~ keadaan seorang debitor apabila ia telah menghentikan pembayaran utang – utangnya. Suatu keadaan yang menghendaki campur tangan hakim guna menjamin kepentingan bersama dari para kreditornya;

faillietverklaring ~ pernyataan pailit;

faillissementverordening ~ hukum kepailitan;

fair merger price provision ~ suatu pasal yang ditambah kedalam anggaran dasar perusahaan target dimana dilakukan merger, maka harga perusahaan target haruslah minimal dengan harga yang fair, yang mana penetapan harga tersebut sudah ditetapkan sebelumnya dengan jumlah yang pasti, sebelumnya telah ditetapkan suatu formula untuk menghitung suatu harga yang fair, atau harga yang fair akan ditetapkan oleh appraiser;

fait accompli ~ voldongen feit, sesuatu yang sudah terjadi tanpa memberi kemungkinan sebelumnya untuk menghindarkannya;

fait d’ excuse ~ sesuatu yang dapat dipakai untuk memaafkan; suatu alasan / dasar yang dapat dipakai sebagai alat pemaaf atau penghapus hukuman;

fait justificatif ~ sesuatu yang membenarkan; alasan / dasar yang membenarkan;

fakih ~ ahli hukum (wetgelerde);

fakta hukum ~ uraian mengenai hal – hal yang menyebabkan timbulnya sengketa;

faktor idiil hukum ~ patokan – patokan yang tetap mengenai keadilan yang harus ditaati oleh para pembentuk undang – undang atau pembentuk hukum yang lain dalam melaksanakan tugasnya;

faktor kemasyarakatan ~ hal – hal yang benar – benar hidup dalam masyarakat dan tunduk pada aturan – aturan yang berlaku sebagai petunjuk hidup masyarakat yang bersangkutan;

faktor korelatif kriminogen ~ suatu situasi dan kondisi yang dintinjau dari aspek geografi, demografi, sumber daya alam, ideologi, politik, sosial budaya dan hankam berpengaruh terhadap timbulnya gangguan kamtibmas, khususnya kriminalitas;   

faktur pajak ~ bukti pungutan pajak yang dibuat oleh pengusaha kena pajak yang melakukan penyerahan barang kena pajak atau penyerahan jasa kena pajak, atau bukti pungutan pajak karena impor barang kena pajak yang digunakan oleh direktorat jenderal bea dan cukai;

faktur pajak standar / biasa ~ faktur pajak yang dibuat oleh pengusaha kena pajak pada saat penyerahan barang kena pajak atau jasa kena pajak;

faise advertising ~ jika representasi tentang fakta dalam iklan adalah salah, yang diharapkan untuk membujuk pembelian barang yang diiklankan, dan bujukan pembelian tersebut merugikan pembeli, serta dibuat atas dasar tindakan kecurangan dan penipuan;


Tidak ada komentar: