Selasa, 15 April 2014

ANTARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM DENGAN PERBUATAN MELANGGAR MORAL



ANTARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM DENGAN PERBUATAN MELANGGAR MORAL

Kesalahan yang disyaratkan oleh hukum dalam perbuatan melawan hukum, baik kesalahan dalam arti “kesalahan hukum”, maupun “kesalahan sosial” (yang sudah ditingkatkan statusnya menjadi suatu kesalahan hukum), dalam hal ini hukum menafsirkan kesalahan sebagai suatu kegagalan seseorang untuk hidup dengan sikap yang ideal, yakni  sikap yang biasa dan normal dalam suatu pergaulan masyarakat. Sikap yang demikian kemudian mengkristal dalam istilah hukum yang disebut dengan standar “manusia yang normal dan wajar” (reasonable man). Sebagian (bukan seluruhnya) dari kesalahan tersebut juga merupakan suatu kesalahan moral, meskipun tidak semua kesalahan moral dapat dikatakan sebagai suatu kesalahan hukum. Jika seorang guru berenang melihat  orang yang sedang tenggelam, tetapi dia tidak menolongnya, maka dalam hal tersebut dapat dikatakan bahwa hanya ada kesalahan moral pada guru renang tersebut, tetapi tidak ada kesalahan hukum. Demikian juga tidak ada kewajiban hukum bagi seorang yang kaya  raya untuk sekedar memberi makan tetangganya yang menderita kelaparan. Memang, dalam dunia ini, terdapat banyak pelanggaran moral yang tidak mungkin dan tidak pantas disentuh oleh hukum, tetapi diserahkan penyelesaiannya kepada instansi sosial / keagamaan.

Tidak ada komentar: