Rabu, 16 April 2014

PASAR KEUANGAN YANG STABIL



PASAR KEUANGAN YANG STABIL

Peran penting dalam sistem keuangan dituntut untuk senantiasa stabil, yaitu sehat, dan dikelola dengan baik (well managed). Kondisi pasar keuangan yang demikian dapat membangun dengan baik (well manage).

Kondisi pasar keuangan yang stabil dapat membangun keyakinan para pelaku pasar untuk bertransaksi secara efektif, mendorong terbentuknya tingkat harga pasar yang wajar, yaitu yang mencerminkan kekuatan fundamental, serta memungkinkan para pelaku pasar mengukur dan mengelola resiko – resiko pasar atas dasar informasi – informasi yang tersedia (full disclosures). Sebaliknya pasar keuangan yang bergejolak akan berpotensi menimbulkan berbagai “dampak spillover”, antara lain:

a.     Dapat mempengaruhi stabilitas lembaga – lembaga keuangan, khususnya lembaga – lembaga yang memiliki struktur pengelolaan dana mismatch, misalnya currency dan interest rate mismacht.

b.     Dapat menyulitkan otoritas dalam memformulasikan kebijakan makroekonomi, volantilitas harga pasar akan mempengaruhi instrumen moneter ke sektor riil, misalnya suku bunga pasar.

c.      Dapat menimbulkan  beban jika otoritas dituntut untuk mengambil tindakan pemulihan stabilitas.  Misalnya, dalam hal terjadi ketidakstabilan pasar valuta asing yang mengakibatkan tekanan pada nilai tukar mata uang lokal, maka kebijakan yang diambil umumnya adalah meningkatkan suku bunga. Kebijakan ini dipastikan berdampak counter productive bagi aktivitas ekonomi.
 

Tidak ada komentar: