Minggu, 27 April 2014

PEPATAH LATIN, Huruf E

PEPATAH LATN



Eduobus malis minimum est eligendum (Dari dua hal yang buruk, harus dipilih keburukannya yang lebih kecil);

Efructu arbor  cognoscitur (Pohon dapat dikenal dari buahnya);

Epluribus unum (Dari keragaman menjadi satu);
Catatan: Motto Amerika Serikat (Hampir senada dengan Bhineka Tunggal Ika);

Ea fama vagatur (Desas desus menyebar);

Ecclesia non sitit sanguinem (Gereja tidak haus akan darah);

Ecclesia semper reformanda (Gereja senantiasa diperbaharui);

Ecclesia simul Iusta et peccator est (Gereja sekaligus benar dan pendosa);

Ede, bibe, Iude; post mortem nulla voluptas est (Makanlah, minumlah, bermainlah; sesudah mati tidak ada lagi keinginan apa – apa);
Catatan: Ungkapan ini adalah salah satu faham dari Epicurus, ahli filsafat Yunani (342 – 270 s.M). Baginya, satu – satunya sumber pengetahuan adalah mengerti, dan kebaikan tertinggi adalah nafsu kenikmatan.

Educatio puerorum reformatio mundi (Mendidik kaum muda adalah mereformasi dunia);

Effugit mortem quiquis contempserit, timidissum quemque consequitur (Kematian menjauhi orang yang mengabaikannya, tetapi justeru mengejar  orang yang menakutinya);

Egomet sum mihi imperator (Akulah yang menjadi pemimpin bagi diriku sendiri);

Elleborum hisce hominibus opsus est (Orang ini memerlukan obat sakit jiwa);

Emas non quod opus est, sed quod necesse est (Janganlah membeli apa yang hanya bisa dipakai, tetapi belilah yang memang bisa diperlukan);

Errare humkanum est, perseverare diabolicum (Berbuat adalah MANUSIAWI, mengulang kesalahan adalah dari SETAN);

Error non est imputabilis (Kesalahan bukanlah sesuatu yang tidak bisa dimaafkan);

Erubuit, salva res est (Mukanya menjadi merah, persoalan menjadi beres);
Pengertian: Selama masih ada rasa malu, itu baik. Biasanya sebagai pegangan atau etika bagi seseorang untuk tidak melakukan segala sesuatu sekehendak hati sendiri.

Esse est percipi (Menjadi ada harus dirasakan);
Pengertian: Setiap orang harus menyadari arti kehidupannya dalam dunia, bisa berguna bagi diri sendiri dan sesama;

Esse quam videri (Lebih baik nyata daripada tampaknya saja);

Est etiam placuisse sibi quotacumque voluptas (Ada nafsu di dalam diri, itu sebuah kenikmatan tersendiri);

Est nobis voluisse satis (Yang kami inginkan sudah cukup);

Est quadam prodire tenus, si non datur ultra (Jika tidak diberi kesempatan untuk maju lebih jauh, orang hanya dapat mencapai satu titik);

Esto quod es; quod sunt alii, sine quemlibet esse (Jadilah dirimu sendiri; biarkan orang lain menjadi diri mereka sendiri seperti apa yang mereka kehendaki);

Esto quod esse videris (Jadilah seperti apa yang tampak padamu);

Et decus et pretium recti (Keindahan dan nilai dari sebuah kejujuran);

Et ipsa scientia potestas est (Pengetahuan pada dirinya sendiri adalah kekuasaan);

Et loqui poena est et reticere tormentum (Bicara terasa sebagai hukuman, sementara berdiri terasa sebagai siksaan);

Et majora cupimus, quo majora venerunt (Makin banyak kita peroleh, makin banyak pula yang kita kehendaki);

Etiam inter vepres rosae nascuntur (Diantara belukar juga tumbuh bunga mawar);

Etiam si omnes ego non (Meskipun semua orang demikian, tetapi aku tidak);

Eventus docebit (Hasil akhirlah yang akan memberi pelajaran);

Eventus stultorum magister (Kejadian – kejadian adalah guru orang – orang bodoh);

Ex abundatia cordis os loquitur (Dari luapan hati, mulut berbicara);
Pengertian istilah hukum: Karena tidak tahan menahan diri (misalnya dalam sebuah interogasi), akhirnya orang bicara atau membuka rahasia;

Ex abusu non arguitur ad usum (Melalui penyalahgunaan tidak dapat ditunjukkan sesuatu yang berguna);
Pengertian istilah hukum: Bukti yang diperoleh melalui penyalahgunaan (misalnya, siksaan ketika diinterogasi) tidak dapat dipakai untuk menentukan sesuatu itu benar atau salah;

Ex aequo et bono (Dari yang sama dan yang baik);
Catatan: Ini istilah hukum, dimana seseorang dapat meminta kepada hakim sejumlah ganti rugi yang sesuai dengan keadilan;

Ex cavernam venisti et ad ibidem reverteris (Dari gua kamu telah datang, kesana pula kamu akan kembali);

Ex cultu robur (Kekuatan hasil sebuah usaha);

Ex iure de iure (Menyimpang dari hukum);

Ex nihilio nihil fit (Dari sesuatu yang kosong tidak akan ada hasil apa – apa);


Tidak ada komentar: