Senin, 29 Desember 2014

KELALAIAN KOMPARATIF (COMPARATIVE NEGLIGENCE)

KELALAIAN KOMPARATIF (COMPARATIVE NEGLIGENCE)

Kelalaian komparatif (comparative negligence) adalah doktrin yang merupakan reaktif terhadap doktrin kelalaian kontributor (contributory negligence). Jika dalam kelalaian kontributor, pihak penggugat (korban) tidak bakalan mendapat apa – apa jika penggugat sendiri ikut bersalah (lalai) yang menghasilkan kerugian tersebut, tanpa mempedulikan berapa besar kerugian yang dikontribusi oleh kesalahan (kelalaian) dari penggugat (korban) tersebut. Doktrin kelalaian komparatif menolak doktrin kelalaian kontributor yang bersifat “semua atau sama sekali tidak” (all or nothing) tersebut.   

Menurut doktrin kelalaian komparatif, besarnya kerugian yang harus dibayarkan kepada korban sebanding dengan kontribusi kesalahan dari pelaku dan korban sendiri. Jika terhadap suatu perbuatan hukum yang disebabkan kelalaian, timbul kerugian dengan total sebesar Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah), sedangkan pihak korban juga lalai sehingga mengkontribusikan sebesar 30 % (tiga puluh persen) terhadap kerugian tersebut, maka pihak pelaku perbuatan melawan hukum hanya membayar ganti kerugian  sebesar 70 % (tujuh puluh persen) dari total kerugian, yaitu sebesar Rp. 700.000.000,00 (tujuh ratus juta rupiah). Doktrin kelalaian komparatif hanya tepat diterapkan  untuk kasus – kasus perbuatan melawan hukum dengan unsur kelalaian, sama sekali tidak tepat diterapkan untuk kasus dengan unsur kesengajaan, apalagi kesengajaan dengan kesalahan berat.  

Tidak ada komentar: