Senin, 08 Desember 2014

MUTIARA DALAM KATA

MUTIARA DALAM KATA

Don’t quarrel with your bread and butter (Jangan bertengkar dengan roti dan mentega Anda);

The reciever is as bad as the thief (Penadah sama buruknya dengan pencuri);

Set a wolf to keep the sheep (Menyuruh serigala menjaga domba);

Talk of the devil, and he is bound to appear (Membicarakan tentang setan, lalu dia muncul);

It is the unexpected that always happens (Yang tak terduga selalu terjadi);

What you lose on the swings, you gain on the roundabouts (Rugi pada ayunan, memperoleh kembali pada putaran); 

You cannot make a silk purse out of a sow’s ear (Dompet sutera tidak bisa dibuat dari telinga babi betina);

Catch the bear before you sell its skin (Tangkap beruang itu sebelum menjual kulitnya);

Desperate diseases need desperate cures (Penyakit istimewa memerlukan pengobatan yang istimewa);

Envy never enriched any man (Iri hati tidak pernah membuat orang menjadi kaya);

The beaten road is the safest (Jalan yang sering dilalui adalah jalan yang paling aman);

Earsdroppers never hear any good of themselves (Tukang nguping tak pernah mendengar hal – hal baik tentang dirinya);

Fine feathers make fine birds (Bulu yang indah membuat burung jadi cantik);

Give the devil his due (Beri setan haknya);

Hard words break no bones (Kata – kata keras tidak mematahkan tulang);

The rotten apple injures its neighbours (Buah apel busuk dapat merusak yang lainnya);

Some are wise and some are otherwise (Sebagian orang bijaksana dan sebagian sebaliknya);

The bait hides the hook (Umpan menyembunyikan mata pancing);

What the eye doesn’t see, the heart grieves not (Apa yang tidak dilihat mata, hati ini tidak mengeluh);

Finding are keepings (Menemukan berarti memiliki);
Give him an inch and he will take a yard (Beri dia satu inci dan dia akan mengambil satu yard);

You cannot make an omelette without breaking eggs (Tidak bisa membuat telur dadar tanpa memecahkan telurnya);

Lend your money and lose a friend (Pinjamkan uang Anda, dan hilanglah seorang teman);

Many would be cowards if they had enough courage (Banyak yang menjadi pengecut jika mereka berani);

Never refuse a good offer (Jangan menolak tawaran baik);

One swallow does not make a summer (Seekor walet belum pasti sebagai tanda datangnya musim panas);

Practice makes perfect (Praktek membuat sempurna);

Hard cases make bad laws (Kasus berat menciptakan hukum yang buruk);

If one sheep leaps over the ditch, all the rest will follow (Bila seekor domba melompati parit, yang lain akan mengikutinya);

Every jack must have his jill (Setiap baut pasti bertemu dengan mur);

If the blind lead the blind, both shall fall into the ditch (Jika orang buta menuntun orang buta, keduanya akan jatuh ke parit);

Let not the sun go down on your wrath (Jangan biarkan matahari terbenam pada saat Anda marah);

Marriage is a lottery (Perkawinan bagaikan undian);

New brooms sweep clean (Sapu baru dapat menyapu bersih);

One man’s meat is another man’s poison (Daging seseorang menjadi racun orang lain);

Praise makes good men better and bad men worse (Pujian membuat orang baik jadi lebih baik dan orang jahat semakin parah);

Spare the rod and spoil the child (Sayang rotan, manjalah anak);

There is a black sheep in every  flock (Dalam kelompok domba ada yang berwarna hitam);

Whatever man has done, man can do (Apapun yang telah dilakukan orang, dapat kita lakukan);

You cannot make bricks without straw (Tidak bisa membuat bata tanpa jerami);

Thes best fish swim near the bottom (Ikan yang paling bagus adalah yang berenang dekat dasar);

Catch not at the shadow and lose the substance (Jangan tangkap bayangannya dan lepaslah buruannya);

Diamond cuts diamond (Berlian memotong berlian);

Even a worm will turn (Bahkan cacingpun akan menggeliat);

Fingers were made before forks (Jari dibuat sebelum garpu);

Gluttony kills more than the sword (Ketamakan lebih banyak membunuh daripada pedang);

Haste makes waste (Tergesa – gesa itu pemborosan);

If the cap fits, wear it (Jika topi itu cocok, pakailah);

Let not the left hand know what the right hand does (Jangan biarkan tangan kiri tahu apa yang dikerjakan oleh tangan kanan);

Men are blind in their own cause (Orang itu buta akibat dirinya sendiri);

No man can serve two masters (Tak ada orang yang bisa melayani dua majikan);

Only the wearer knows where the shoe pinches (Hanya pemakailah yang tahu dimana sepatunya itu berlubang);

Prevention is better than cure (Pencegahan lebih baik daripada pengobatan);

Speech is silver, silence is golden (Bicara itu perak, diam itu emas);

There is many a good tune played on an old fiddle (Banyak nada bagus yang dapat dimainkan dengan biola tua);

When in Rome, do as the Romans do (Bila berada di Roma, berbuatlah seperti orang Roma);  

You cannot put a quart into a pint pot (Air satu quart tidak bisa dimasukkan dalam cerek satu pint);

The biter is sometimes bit (Penggigit pun kadang – kadang tergigit);

Charity begins at home (Kedermawanan dimulai dari rumah);

Discontent is the first step in progress (Perasaan tidak puas adalah langkah awal kemajuan);
Even homer sometimes nods (Bahkan homerus pun kadang – kadang mengangguk);

Fire is a good servant but a bad master (Api adalah pelayan yang baik, tetapi majikan yang jahat);

Go while the going is good (Pergilah selagi kepergian itu baik);

Hasty climbers have sudden falls (Pemanjat yang tergesa – gesa bisa jatuh mendadak);

If there were no clouds, we should not enjoy the sun (Jika tidak ada awan, kita tidak akan menikmati matahari);

Let the buyer beware (Biarkan pembeli berhati – hati);

Men are not to be measured in inches (Manusia tidak diukur menurut inci);

No man indispensable (Tak ada orang yang tak dapat ditinggalkan);

Open confession is good for the soul (Pengakuan terus terang itu bagus untuk jiwa);

Procrastination is the thief of time (Penundaan adalah pencuri waktu);

Still waters run deep (Air tenang itu dalam);

There is many a true word spoken in jet (Banyak kebenaran disampaikan melalui canda);

When one door shuts, another opens (Bila satu pintu tertutup, pintu lainnya terbuka);

You cannot put old heads on young shoulders (Jangan menyandarkan kepala orang tua pada bahu orang muda);

It is better blessed to give than to take (Lebih baik memberi daripada menerima);

Charity covers a multitude of sins (Kedermawanan menghapus banyak dosa);

Discretion is the better part of valour (Kebijakan adalah bagian yang lebih baik dalam keberanian);

Even the weariest river winds somewhere safe to sea (Bahkan sungai yang paling letih pun masih terus berkelok – kelok sampai ke tempat aman menuju laut);

First catch your hare (Tangkap dulu kelinci Anda);

God helps those who help themselves (Tuhan membantu mereka yang menolong mereka sendiri);

Have two strings to your bow (Pasanglah dua tali pada busurmu);


Tidak ada komentar: