Sabtu, 31 Januari 2015

FAITHFUL IN CHRIST PART II



FAITHFUL IN CHRIST PART II

Mempercayai bahwa Yesus telah mati demi dosa kita dan tunduk pada kehendak Tuhan adalah hal yang diperlukan bagi kita untuk memasuki persekutuan yang kekal bersama Yesus (Believing Jesus died for our sins and submitting to the Lord’s will are all that’s necessary for to enter into eternal fellowahip with Jesus);

Bapa surgawi mengasihi kita dan ingin bersama kita selamanya. Satu – satunya hal yang memisahkan kita dari-Nya adalah keputusan untuk menolak undangan-Nya (Our heavenly Father love us and want to be with us forever. The only thing that can separate us from Him a decision to reject His invitation);

Saat kita menerima Anak-Nya menjadi Juruselamat kita, kita adalah milik Allah, dan tidak ada tindakan ataupun cela karakter manusia yang dapat memutuskan hubungan kekal kita dengan-Nya (Once we receive His Son as Savior, we are God’s, and no human action or character flaw can sever our eternal relationship with Him);

Iman di dalam Yesus Kristus dan ketergantungan yang semakin kuat kepada-Nya menjadikan sumber kuasa yang tak terbatas ini menjadi realita dalam kehidupan Anda (Faith in Jesus Christ and an increasing reliance on Him will make this limitless power source a reality in your life);

Alkitab cukup jujur memberitahu apa yang kita dapat harapkan sebagai orang Kristen dari kehidupan yang berkomitmen kepada Kristus (The Bible is quite honest about what we as Christians can expect from a life devoted to Christ);

Bila kita menghadapi suatu masalah dengan keyakinan bahwa Tuhan akan memberikan jalan keluar dan kekuatan untuk melaluinya, kita akan memperoleh stamina rohani (When we face a problem head – on with the certainty that God will provide a solution and the strength to endure, we gain spiritual stamina);

Melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam kita, kita dapat menemukan iman untuk bersukacita dalam rasa sakit kita (Through the indwelling Holy Spirit, we can find the faith to rejoice in our pain);

Sebagai orang percaya, kita sungguh sejahtera oleh karena kekayaan dan kasih karunia yang adalah milik kita di dalam Kristus (As belivers, we are truly wealthy because of the  riches and grace that are ours in Christ);

Kita telah dipilih, ditebus, dibenarkan, dipersatukan dengan Tuhan, dan dijadikan warga negara surga (We have been chosen, redeemed, justified, united with God, and made citizens of heaven);

Melalui karya penyucian Roh Kudus, kita semakin menjadi seperti Yesus, yang adalah berkat lainnya dari Tuhan (Through the sanctifiying  work of the Holy Spirit, we become more and more like Jesus, which is another blessing from the Lord);

Berkat luar biasa lainnya bagi orang Kristen adalah akses kepada takhta kasih karunia (Another amazing blessing for Christians is access to the throne  of grace);
Kapanpun, kita dapat masuk ke dalam hadirat Tuhan melalui doa dan penyembahan (At any time, we can enter into God presence through prayer and worship);

Kekayaan kita dalam Kristus melampaui segala sesuatu yang ditawarkan dunia ini (Our wealth in Christ surpasses anything this world offers);

Jangan biarkan diri Anda tergoda oleh pemikiran dunia, yang menjunjung tinggi kenyamanan dan kesenangan diatas segalanya (Don’t let yourself be seduced by earthly thinking, which values comfort and pleasure above all else);

Tidak ada seorangpun pergi ke surga dengan kekuatan perbuatan baiknya dan perilakunya yang baik. Saat kita berdirin di hadapan Tuhan, satu – satunya hal yang berarti adalah apakah sifat alami dosa kita telah hilang (No one gets into heaven on the strength of good works and kind behavior. When we stand before God, the only thing that will matter is whether our sold sin nature has been replaced);  

Iman didalam kekristenan mencakup beberapa elemen. Pengetahuan akan siapa Yesus itu dan apa yang tela Ia perbuat harus datang dari suatu keyakinan (Faith in Christianity involves several elements. Knowledge of who Jesus is and what He did must come from confidence);

Begitu kita yakin bahwa Yesus adalah Juruselamat kita, kepercayaan didemonstrasikan melalui tindakan (Once we’re convinced Jesus is our savior, trust is demonstrated through action);

Sang Mesias menjelaskan bahwa Ia harus dinaikkan diatas kayu salib sebagai suatu korban persembahan bagi dosa umat manusia (The Messiah was explaining that He must be lifted onto the cross as a sacrifice for all mankind’s wrongs);

Barang siapa memandang kepada Yesus dan percaya akan diampuni, diselamatkan dan lahir kembali (Those who look to Jesus and believe will be forgiven, saved and born again);

Sang Juruselamat berkata bahwa Ia harus mati diatas kayu salib sehingga umat manusia yang berdosa dapat lahir kembali (The Savior is saying that He must die on the cross so that sinful human beings can be born again);

Mintalah Tuhan untuk menghasilkan keinginan bersatu di dalam hati Anda (Ask the Lord to produce a desire  for unity within your heart);

Tuhan tahu betapa masalah uang bisa begitu menguasai pikiran kita, karenanya Ia memberikan penekanan secara khusus tentang hal ini dalam Firman-Nya (God knew how obsessively the issue of money would occupy our minds, so He placed special emphasis on it in His Word);

Tidak ada komentar: