Sabtu, 27 Juni 2015

TERMINOLOGI DALAM ILMU HUKUM UMUM



TERMINOLOGI DALAM ILMU HUKUM UMUM

SOSIOLOGICAL JURISPRUDENCE ~ Teori Hukum yang menekankan studi tentang bekerjanya hukum secara aktual dalam suatu masyarakat tertentu;

STAAT VAN OORLEG EN BELEG ~ Keadaan suatu negara dalam kesiap-sediaan berperang karena adanya bahaya yang mengancam, dimana kekuasaan sipil diambil alih oleh militer (disingkat S.O.B);

SPONTANEOUS STATE (SPONTANE STAAT) ~ Negara yang timbul sebagai akibat revolusi;

SPURIOUS CLASS ACTION (Class Action yang tidak murni) ~ Dimana ada beberapa kepentingan dari para anggota kelompok yang tidak saling berhubungan satu dengan yang lain dalam permasalahan yang sama, terhadap seorang Tergugat;

STATE AUTHORITY OCCUPATIONAL CRIME ~  Kejahatan yang dilakukan pegawai pemerintah dalam kedudukan jabatannya;

STATE OF THE ART ~ Pengetahuan keilmuan dan teknologi yang tersedia atau ada pada saat produk dipasarkan;

STANDAR AKUTANSI PEMERINTAH ~ Pedoman dan ukuran tentang pencatatan dan pelaporan berkaitan tentang transaksi keuangan yang disusun oleh suatu komite yang berwenang menurut undang – undang;

STARE DECISIS ET QUITA NON MOVERE (STARE DECISIS) ~ Tetaplah pada putusan; yang beristirahat jangan diganggu; Asas bahwa Hakim terikat pada putusan terdahulu mengenai hal yang sama;

STATISTIK KRIMINAL ~ Ilmu pengetahuan yang dengan angka – angka mencatat tentang kejadian – kejadian dan macam – macam kejahatan;

STATUS ACTIVUS ET PASSIVUS ~ Keadaan utang piutang;

TINDAKAN HUKUM TATA USAHA NEGARA ~  Perbuatan hukum badan atau pejabat tata usaha negara yang bersumber pada suatu ketentuan tata usaha negara yang dapat menimbulkan hak atau kewajiban pada orang lain;

TINDAKAN PIDANA TERKUALIFIKASI ~ Tindak pidana yang karena situasi dan kondisi khusus yang berkaitan dengan pelaksanaan tindakan yang bersangkutan atau karena akibat – akibat khusus yang dimunculkannya, diancam dengan sanksi pidana yang lebih berat ketimbang sanksi yang diancamkan pada delik pokok tersebut;

TOEPASSLEJIK VERKLARING ~ Pernyataan berlakunya sesuatu hukum kepada suatu golongan penduduk;

TOEREKENINGSVATBAARHEID ~ Kemampuan untuk bertanggung jawab, merupakan salah satu unsur dalam hukum pidana untuk menentukan apakah si pembuat tindak pidana itu dapat dituntut atau tidak. Contoh: Seorang yang gila tidak dapat dipertanggungjawabkan akan perbuatannya;

TRAKTAT TERBUKA/TRAKTAT KOLEKTIF ~ Traktat multilateral yang memberikan kesempatan kepada negara – negara yang pada mulanya tidak turut mengadakannya, tetapi kemudian menjadi pihak peserta;

TOONBANK VERKOOP ~ Penjualan eceran, lawan penjualan grosir;

TRADITIO BREVI MANU ~ Penyerahan hak milik sebuah barang kepada pemiliknya yang sudah menguasai atau memegang barang tersebut sebelumnya;

TUKAR MENUKAR ATAS TANAH ~ Perbuatan hukum yang berupa peralihan hak milik atas tanah yang bersangkutan kepada pihak yang menukarnya;

TUKAR MENUKAR HAK MILIK ~ Satu pihak yang mempunyai hak milik atas tanah menukarkan dengan tanah atau barang lain dari pihak lain;

TRUE CLASS ACTION ~ Kategori Class Action dimana suatu kelompok seluruh anggotanya mempunyai kepentingan yang sama, atau mempunyai hak yang diperoleh secara bersama – sama dalam suatu kasus/perkara;

TUSSENKOMST ~ Perantara, Orang yang masuk sebagai pihak dalam suatu perkara perdata atas kemauannya sendiri;

TUTELA DATIVA ~ Perwalian yang diangkat oleh Hakim;

TUTELA LEGITIMA ~ Perwalian disebabkan karena undang – undang. Contohnya: Jika salah seorang dari kedua orang tua meninggal, maka perwalian terhadap anak – anak yang belum dewasa demi hukum dipangku oleh orang tua yang hidup terlama;

TUTEUR TUTOR ~ Wall, Pelindung; Seorang yang menjadi pelindung;

TWELVE TECHNICAL DAMAGE ~ Peraturan – peraturan teknis yang harus dipatuhi oleh negara – negara, tetapi tidak dimasukkan kedalam konvensi, sehingga dimasukkan kedalam misalnya; tentang bagaimana pekerjaan pilot dan sebagainya;

BY THE GRACE OF GOD ~ Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa;

BUSINESS – FORMAT FRANCHISING ~ Suatu pengaturan dimana franchisor menawarkan serangkaian jasa yang luas kepada franchisse, mencakup pemasaran, advertensi, perencanaan strategik, pelatihan, produksi dari manual dan standar operasi:

BUSINESS INTERUPTION INSURANCE ~ Kontrak asuransi yang menjamin kerugian atas kehilangan keuntungan serta pengeluaran biaya tetap dalam jangka waktu tertentu akibat kegiatan usaha terhenti sementara karena terjadinya suatu evenement/perihal tertentu;

BUSINESS FORMAT FRANCHISSE ~ Franchise dimana franchisor memberikan seluruh konsep bisnis yang meliputi strategi pemasaran, pedoman dan standar pengoperasian usaha dan bantuan dalam mengoperasikan franchise;

BUKU PUTIH PERTAHANAN ~ Pernyataan kebijakan pertahanan secara menyeluruh yang diterbitkan oleh Menteri dan disebarluaskan ke masyarakat umum, baik domestik maupun internasional untuk menciptakan saling percaya dan meniadakan potensi konflik;

BUKTI HAK PRIORITAS MERK ~ Surat permohonan pendaftaran beserta tanda penerimaan permohonan tersebut yang juga memberikan penegasan tentang tanggal penerimaan permohonan;

BUITENGEWOON SUBSTITUUT GRIFFIER (disingkat BS) ~ Panitera Pengganti Luar Biasa. Pegawai Pengadilan yang oleh Ketua Pengadilan ditunjuk untuk melakukan pekerjaan panitera pada sidang – sidang pengadilan;

BUITENSPORIGHEDEN ~ Perbuatan – perbuatan yang melewati batas;

BIOLOGICALLY WEAK VICTIM ~ Kejahatan yang disebabkan adanya keadaan fisik korban seperti wanita. Anak – anak muda dan manula merupakan potensial korban kejahatan;

BIRO ADMINISTRASI EFEK ` ~ Pihak yang berdasarkan kontrak dengan emiten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan efek;

BLIND ADVERTISING ~ Suatu iklan yang cenderung membujuk konsumen untuk berhubungan dengan pengiklan namun tidak menyatakan tujuan utama iklan tersebut untuk menjual barang dan jasa, dan tidak menyebutkan identitas pengiklan;

BEWIJSKRACHT ~ Kekuatan pembuktian;

BEWIJS EN VERJARING ~ Bukti dan daluwarsa;

BEWIJSMIDDLE ~ Alat – alat pembuktian tulisan, saksi, persangkaan, sumpah, pengakuan;

BEZITSONTRECKING ~ Pencabutan suatu barang dari penguasaan orang lain;

BEVOORRECHTE SCHULDEN ~ Hutang – hutang yang mempunyai hak untuk didahulukan pembayarannya karena perjanjian dan sebagainya;

Tidak ada komentar: