Minggu, 20 September 2015

JANJI KEDATANGAN KRISTUS KEMBALI (THE PROMISE OF CHRIST’S RETURN)



JANJI KEDATANGAN KRISTUS KEMBALI (THE PROMISE OF CHRIST’S RETURN)

Ujian terhadap diri kita yang sebenarnya tidak terjadi kdetika segala sesuatu berjalan lancar, tetapi ketika terjadi hal yang tak diinginkan (The real test of who we are occurs not when things are going our way but when misfortune shows up);

Orang – orang tak percaya akan tertarik kepada terang Yesus yang ada dalam diri kita jika kita menunjukkan ketenangan dan keteguhan dari dalam saat menghadapi kesulitan (Unbelievers are attracted to the light of Jesus within us when we demonstrate inner quietness and steadiness in the face of difficulty);

Kuasa Tuhan memberi kita otoritas dan juga kekuatan rohani yang kita butuhkan untuk melakukan rencana Allah (Divine power gives us the authority as well as the spiritual energy needed to carry out God’s plan);

Roh Kudus menyatakan kuasa-Nya agar hidup kita memuliakan Bapa dan menunjukkan bahwa Allah sungguh dapat menyelamatkan dan mengubah manusia melalui Anak-Nya Yesus Kristus (The Holy Spirit releases His power so that our lives glorify the Father and demonstrate that God does rescue and transform people through His Son Jesus Christ);

Tidak banyak orang yang  dapat berkata bahwa mereka mendapat penjelasan tentang cara bertumbuh secara rohani ketika mereka menerima Kristus (Not many people can say that on the day they accepted Christ, someone explained how to grow spiritually);

Allah mau anak – anak-Nya memiliki keserupaan dengan Kristus, namun iman kita akan bertumbuh jika kita tidak mengambil langkah – langkah itu (God wants His children to bear the image of Christ, but we do not grow in our faith unless we take action);

Tujuan Bapa kita adalah agar semua orang percaya terus bertumbuh menuju keserupaan dengan Kristus (Our Father’s goal is all believers to continually make progress toward Christlikeness);

Tuhan mengetahui diri kita yang sebenarnya; kita sendiri tidak dapat melihat diri kita secara objektif, sehingga kita memerlukan sahabat yang benar – benar mau jujur tentang kesalahan dan kegagalan kita (The Lord sees`us we truly are; we lack the ability to view ourselves objectively, which is why it’s important to have a friend who will be completely honest about our faults and mistakes);

Penasehat yang baik tidak mengeritik atau menyalahkan, tetapi menunjukkan kebaikan dan kasih (A godly counselor won’t be critical or condemning but rather will prove to be loving and kind);

Kita juga akan bertumbuh secara rohani ketika kita melayani Allah dengan melayani orang lain (We also grow spiritually when we serve God by serving others);

Jika Anda memilih menempuh jalan pertumbuhan Allah, Anda dapat berharap menjadi makin seperti Kristus hari lepas hari (If you choose to journey down God’s pathway to growth, you can expect to become more like Christ every day);

Dunia kebanyakan menyetujui perilaku tak bermoral dan ketidakadilan, dan kita diserbu dengan berbagai filsafat yang mencampurkan kebenaran dengan sedikit kebohongan (The world largely approves of immorality and iniquity, and we are bombarded by philossopies that mix truth with a bit of falsehood);  

Jika tidak berakar kuat di dalam Firman Tuhan, orang percaya bias rentan terhadap kebohongan – kebohongan (Unless firmly planted in God’s Word, believers are susceptible to lies);

Pikirkanlah semua hadiah yang pernah Anda terima dalam hidup Anda. Sebagian mungkin sudah membuat kita senang, tetapi Yesus Kristus adalah satu – satunya hadiah yang pernah kita terima langsung darin sorga (Think about all the presents you’ve received in your life. Some may have seemed heavenly, but Jesus Christ is the only gift any of us will ever receive that came straight from heaven);

Ketika Anda percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, Anda sudah tak memerlukan lagi hadiah yang lebih praktis dan penting lainnya (When you placed your faith in Jesus as your Lord and Savior, you could not have been given a gift that was more practical or necessary); 

Dosa sudah begitu merusak umat manusia sehingga kita semua harus menanggung murka Allah dan sangat membutuhkan pengampunan dan kelepasan dari dosa, aib dan perbuatan – perbuatan daging (Sin had so wrecked humanity that we were all under the wrath of God and in desperate need of forgiveness and deliverance from our guilt, shame and fleshly behaviors);

Dia datang dalam rupa manusia. Inilah yang disebut inkarnasi. Allah datang ke dunia dengan tubuh seperti kita agar kita dapat memandang Dia, menyentuh Dia dan memahami Dia (He came in human flesh. That’s what the incarnation is all about. God came into this world with a body like ours so that we could see Him, touch Him, and understand Him);;

Pandanglah Bapa surgawi untuk apapun yang Anda butuhkan. Dia sudah berjanji akan memelihara anak – anak-Nya, dan Dia tahu cara dan waktu yang terbaik untuk melakukannya (Look to your heavenly Father for whatever you need. He has promised to provide for His children, and He knows the best way and timing to do so); 

Bertobatlah dari keangkuhan Anda, dan rendah hatilah untuk melakukan apapun yang Dia kehendaki. Tidak ada pelayanan yang tidak penting bagi-Nya (Repent of your pride, and humble yourself to do all that He desires . None of His Work is unimportant);

Dia ingin kasih kita kepada-Nya memotivasi kita untuk melakukan apapun yang Dia minta, betapapun hal itu tampaknya sepele dan tidak penting (He wants our love for Him to motivate us to do anything He asks, no matter how insignificant or unnoticeable it may seem); 

Kita menginginkan pekerjaan besar dan mengesankan untuk membuktikan kepada semua ortang betapa kita sangat mengasihi Tuhan (We want a big, impressive job to prove to everyone how much we llove the Lord);

Pada saat mengalami penderitaan, kita mungkin bertanya – tanya  apakah Allah peduli atau bahkan mengerti apa yang kita alami. Situasi bruk kita dapat membuat kita memiliki pandangan yang salah tentang Dia (When in pain, we may question whether  God cares` or even knws about what we’re going through. Our adverse circumstances can give us a wrong view of Him);

Karena hidup Yesus, kita dapat yakin bahwa Bapa surgawi mempedulikan kita (Because of Jesus’ life, we can be certain that our heavenly Father cares about us);

Kasih dan perhatian Tuhan pada kita tak pernah berubah, sekalipun kita sudah menderita akibat perbuatan dosa kita (God’s love and concern for us do not change, even if our pain has resulted from our own sinful actions); 

Kasih Tuhan terulur pada kita, dan Dia mau kita datang pada-Nya dengan segala persoalan dan penderitaan kita (God’s love extends over us, and He wants us to come to Him with our questions and pain);

Jangan biarkan masalah mengaburkan pandangan Anda tentang Allah yang sangat peduli pada Anda (Don’t allow trials to cloud your thinking about God’s deep concern for you);

Kita semua memiliki beban emosional yang menekan dan membuat kita menderita. Bapa kita tahu saat kita sangat terluka atau menanggung aib (We all have emotional baggage that weighs us down and causes us pain. Our Father knows when we have deep hurt or secret shame); 

Tunduklah pada karya Roh Kudus yang mengubahkan agar Anda dapat mengalami kepenuhan rohani (Submit to the Holy Spirit’s transforming work so that you can be brought to spiritual wholeness); 

Orang – orang tak percaya sedang berada dalam bahaya maut, tetapi sebagian besar tidak menyadarinya. Kabar baiknya adaalah tawaran keselamatan Allah melalui Yesus Kristus masih terbuka (Unbelievers are in grave danger, but most do not realize it. The good news is that God’s offer of salvation through Jesus Christ is still available); 

Bukti tentang adanya Tuhan tak dapat disangkal, namun Dia tidak akan memaksa siapapun untuk percaya (The evidence for His existence is undeniable, but He will not force anyone to believe); 

Sebagaimana Bapa surgawi sangat peduli dengan keselamatan kita, Dia juga menempatkan prioritas yang tinggi pada aspek kehidupan Kristen kita yang lain (As much as our salvation, He also places high priority on another aspect of our Christian life);

Allah menciptakan kita menurut gambar-Nya, yang berarti kita dapatb berpikir dan merasa, bebas memilih dan berkomitmen (God created us in His image, which means that we can reason and experience emotion, free choice and commitment);

Allah kita bukanlah Tuhan yang jauh dan tak terjangkau. Dia begitu dekat. Dan Dia selalu memanggil kita untuk semakin intim dengan Dia (Our God is not some distant, transcendent deity. He’s close. And He is ever calling us to greater intimacy with Him);

Alkitab mengajarkan bahwa ketika seseorang dilahirkan oleh Roh yang dari atas, orang itu menjadi anak dalam keluarga Allah (Scripture teaches that when one is born from above by the Spirit, that person becomes a child in God’s family);

Bagian kita sebagian besar adalah memperhatikan ketika Bapa berbicara agar kita dapat belajar menjadi pendengar yang baik dan pengikut yang taat (Our part consists largely in noticing when the Father is speaking so we can learn to become good listeners and obedient followers);  

Banyak orang berpura – pura tertarik mendengarkan Allah sambil mencari – cari alasan untuk mengabaikan Firman-Nya (Many pretend to be interested in hearing from God and yet invent excuses for neglecting His Word); 

Jika Anda tekun membaca Alkitab, Roh Allah yang tinggal di dalam diri orang percaya, akan membuat Anda mengerti (If you keep reading the Bible, the Spirit of God, Who inhabits the believer’s heart, will give you understanding);  

Ketaatan sangat penting untuk mempererat relasi dengan Pencipta kita yang penuh kasih (Obedience is crucial to a deepening relationship with our loving Creator);

Tuhan juga punya rencana dan tujuan untuk setiap kita, dan kitapun akan memuliakan Allah dengan ketaatan kita (There’s a plan and purpose for everyone of us as well, and we likewise glorify the Lord by our obedience);

Berdiam diri di hadapan Tuhan berarti percaya kepada-Nya, meyakini bahwa apapun yang Dia siapkan untuk Anda pastilah yang terbaik (To rest in the Lord means to trust in Him, to be convinced that whatever He has in store for you absolutely and unquestionably is in your best interests);

Berdiam diri merupakan hal yang penting dalam menanti – nantikan Tuhan (Resting in the Lord is a key element in waiting upon Him);

Gambar besar Natal mencakup fakta bahwa Allah sudah menyiapkan rancangan-Nya yang sempurna sejak pada mulanya, dan tujuan-Nya adalah mengutus Yesus untuk sebuah misi (The big picture of Christmas includes the fact that God prepared His perfect plan from before the beginning of time, and His purpose was that He sent Jesus on a mission);

Sebagai Allah sejati dan Manusia sejati, Kristus akan menjadi Domba terakhir yang dikorbankan untuk memenuhi seluruh tuntutan Allah dengan mencucurkan darah-Nya bagi penebusan dosa (As completely God and completely Man, Christ was to be the final Lamb, the final sacrifice , to totally satisfy God’s requirement of the shedding of blood for the remission of the sins);

Rancangan dan persiapan Allah akan kedatangan Yesus Kristus sebagai Penebus demikian rinci, tepat dan mencengangkan (God’s plan and preparation for the coming of Jesus Christ as Redeemer was so detailed and precise as to be mindboggling);

Bayangkan betapa Allah sejak di taman Eden sudah menubuatkan tentang kedatangan Kristus dengan berkata kepada ular bahwa kelak akan ada seorang keturunan manusia yang akan meremukkan kepalanya (Consider how God, in the Garden of Eden, foretold the coming of Christ by telling the serpent that there would come one who would bruise his head);

Setelah kejatuhan manusia dalam dosa, Allah memberikan Taurat-Nya agar manusia memiliki pedoman untuk hidup benar di hadapan-Nya (After the fall, God established His Law so that man would have a way to live rightly before Him);

Kasih Tuhan telah membuat kita kembali mengalami pengudusan dalam anugerah-Nya (It is God’s love that draws us to the purifying flame of His grace);

Allah sudah member kita Anak-Nya; yang berarti Dia memberikan Diri-Nya sendiri kepada kita (God gave us His Son; He gave us  Himself.);

Allah mengasihi Anda, dan untuk membuktikan kasih-Nya, Dia mengutus Putera-Nya untuk mendamaikan Anda dengan diri-Nya (God loves you, and to prove His love He sent His Son to reconcile you to Himself);

Jika ada dosa dalam hidup Anda, mintalah Tuhan mengampuni Anda, dan alamilah kehangatan kasih-Nya yang menakjubkan ( If there is sin in your life, ask the Lord to forgive you, then embrace the warmth of His wondrous love); 

Allah spesifik dalam menjelaskan Mesias, karena Dia ingin manusia mengenali Orang yang Diurapi-Nya dan bersukacita dengan kedatangan-Nya (God was specific in describing the Messiah because He wanted people to recognize the Anointed One and rejoice in His coming);

Bersedia taat merupakan kunci untuk mengalami rencana Tuhan atas hidup Anda (Ready obedience is the key to experiencing the Lord’s plans for you);

Kedatangan Kristus kembali akan mengakhiri nasib Iblis karena Allah sudah berjanji akan menciptakan langit dan bumi yang baru (Christ’s return will seal the Devil’s fate, because God has promised to remake the earth);

Gagasan tentang kekekalan tak mudah dipahami. Namun, meskipun konsep kekekalan ini sulit diterima akal manusia, Allah mau anak – anak-Nya hidup dengan perspektif kekekalan (The idea of eternity is a hard to grasp. Though it is difficult to wrap the human mind around the concept of endleness, God wants His children to live with an eternal perspective);

Firman Allah menekankan kedatangan Yesus kembali agar orang percaya hidup dengan perpektif kekekalan (The Word of God emphasizes Jesus’ return so that believers will live with an eternal mindset);  

Tidak ada komentar: