Minggu, 13 September 2015

MASYARAKAT



MASYARAKAT

Semua ilmu social mempelajari manusia sebagai anggota kelompok. Timbulnya kelompok – kelompok itu ialah karena dua sifat manusia yang bertentangan satu sama lain; di satu pihak dia ingin bekerjasama, di lain pihak dia cenderung untuk bersaing dengan sesame manusia;

Manusia mempunyai naluri (instinct) untuk hidup berkawan dan hidup bersama dengan orang lain secara gotong royong. Setiap manusia mempunyai kebutuhan fisik maupun mental yang sukar dipenuhinya seorang diri. Ia perlu makan, minum, berkeluarga, dan bergerak secara aman, dan sebagainya. Untuk memenuhi keperluan – keperluan dan kepentingan – kepentingan itu ia mengadakan hubungan – hubungan (relationships) dan bekerjasama dengan orang lain dengan jalan mengorganisir bermacam – macam kelompok dan asosiasi. Kelompok yang paling pokok ialah keluarga, tetapi masih banyak asosiasi lain yang memenuhi bermacam – macam kebutuhan manusia, misalnya untuk mengejar kepentingannya di bidang ekonomi didirikan asosiasi ekonomi seperti koperasi, perkumpulan pedagang, perkumpulan nelayan, dan sebagainya; untuk memenuhi keinginannya menambah pengetahuan didirikan sekolah – sekolah, kursus – kursus, dan sebagainya;

Di dalam kehidupan berkelompok dan dalam hubungannya dengan manusia yang lain, pada dasarnya setiap manusia menginginkan beberapa nilai. Dalam mengamati masyarakat di sekelilingnya, yaitu masyarakat Barat, Harold Lasswell memperinci delapan nilai, yaitu:
1)      Kekuasaan;
2)      Pendidikan/Penerangan (enlightenment);
3)      Kekayaan (wealth);
4)      Kesehatan (well – being);
5)      Keterampilan (skill);
6)      Kasih sayang (affection);
7)      Kejujuran (rectitude) dan Keadilan (rechtschapenheid);
8)      Keseganan, Respek (respect);

Dengan adanya berbagai – bagai nilai dan kebutuhan yang harus dilayani itu maka manusia menjadi anggota dari beberapa kelompok sekaligus. Masyarakatlah yang mencakup semua hubungan dan kelompok di dalam suatu wilayah;

Definisi mengenai masyarakat bermacam – macam, bergantung kepada sudut pandangan masing – masing sarjana sosial. Menurut Robert MacIver: “Masyarakat adalah suatu sistem  hubungan – hubungan yang ditertibkan (Society means  a system of ordered relations)”;

Menurut perumusan Harold J. Laski dari London School of Economics and Political Science maka masyarakat adalah “sekelompok manusia yang hidup bersama dan bekerjasama untuk tercapai terkabulnya keinginan – keinginan mereka bersama (A society is a group of human beings living together and working together for the satisfaction of their mutual wants);   

Tidak ada komentar: