Minggu, 11 Oktober 2015

QUOTES OF MONDAY


                                                         QUOTES   OF MONDAY 

The pain of love is the pain of being alive. It is a perpetual wound (Kepedihan cinta adalah kepedihan dalam hidup. Kepedihan itu adalah sebuah luka yang abadi) ~ MAUREEN DUFFY;

It really hurts when you expected so much more from the person you once loved so much (Yang menyakitkan itu sebenarnya saat kita terlalu berharap pada orang yang sangat kita cintai) ~ ANONYMOUS;

If the truth was told instead of a lie, the pain would go away sooner and not hurt  as much (Apabila kita tahu kebenarannya terlebih dahulu, maka perasaan kecewa itu akan pergi lebih cepat dan tak terasa terlalu menyakitkan) ~ ANONYMOUS;

We cease loving ourselves if no one loves you (Kita berhenti mencintai diri kita saat tak ada orang lain yang mencintai kita) ~ GERMAINE DE STAEL;

I hate you for not letting me have you (Aku membencimu karena kau tak membiarkanku memilikimu) ~ ANONYMOUS;

Flattery makes friends and truth makes enemies (Sanjungan membuat teman dan kebenaran menjadi musuh) ~ PERIBAHASA SPANYOL; 

Fortune is a woman; if you neglect her today do not expect to regain her tomorrow (Keberuntungan itu seperti wanita; jika kamu mengabaikannya hari ini, jangan mengharapkannya lagi besok) ~ ;PERIBAHASA PERANCIS;

Fortune is blind, but not invisible (Keberuntungan itu buta, tetapi bukan tidak dengan terlihat) ~ PERIBAHASA SPANYOL;

Friends are like fiddle strings, they must not be screwed too night (Teman itu seperti dawai biola, jangan mengekang mereka terlalu ketat) ~ PERIBAHASA INGGRIS;

Friends are lost by calling often and calling seldom (Teman akan hilang karena kita menghubunginya terlalu sering atau terlalu jarang) ~ PERIBAHASA INGGRIS;

Friendship is a furrow in the sand (Persahabatan itu seperti alur di pasir) ~ PERIBAHASA TONGAN;

Moving on simple, it’s what you leave behind that makes it so difficult (Melanjutkan hidup kembali itu mudah, yang sulit adalah meninggalkan masa lalu); 

Now that I have loved so purely and deeply, I have realized how lonely I am (Saat aku benar – benar mencintai seseorang dengan tulus, saat itu juga aku menyadari betapa kesepiannya diriku);

No pleasure, no expressions, just an illusion of what should of, but was not (Tidak ada kesenangan, tidak ada pula ekspresi, yang ada hanyalah sebuah ilusi yang seharusnya kita lakukan tetapi tidak dilakukan); 

The hardest part of loving someone is knowing when to let go, and knowing when to say good bye (Bagian tersulit dari mencintai seseorang adalah tahu kapan harus melepaskannya pergi, dan tahu kapan untuk mengatakan selamat tinggal);

You can close your eyes to things you don’t want to see, but you can’t  close your heart to things you don’t want to feel (Kamu bisa menutup mata atas sesuatu yang tidak ingin kamu lihat,. namun tidak bisa menutup hati untuk sesuatu yang tidak ingin kamu rasakan);

Give a man a fish, and he’ll eat for  a day. Teach him how to fish and he’ll eat forever (Berikan seseorang satu ekor ikan, dia akan makan untuk sehari. Ajari dia memancing dan dia akan makan selamanya) ~ PERIBAHASA CHINA;

Give neither counsel nor salt till you are asked for it (Jangan berikan nasehat ataupun garam sampai Anda diminta) ~ PERIBAHASA ITALIA;

Half a loaf is better than none (Setengah potong lebih baik daripada tidak sama sekali) ~ JOHN HEYWOOD;

Haste make waste (Kebencian itu perbuatan sia – sia) ~ JOHN HEYWOOD;

Love don’t cost a thing; exscept a lot of tears, a broken heart, and wasted years (Cinta tidak meminta bayaran apapun; kecuali setumpuk air mata, hati yang hancur dan tahun – tahun yang terbuang percuma); 

Loving you was my favorite mistake (Mencintaimu adalah kesalahan favoritku);

How can I lose something that I never had? (Bagaimana aku kehilangan sesuatu yang tak pernah kumiliki);

If dreaming is the only way to be with you, then I’ll never open my eyes (Jika mimpi adalah satu – satunya cara agar aku bisa bersamamu, maka aku tidak akan pernah mau membuka mataku);

I don’t know why they call it heartbreak. It feels like every part of my body is broken too (Sesungguhnya aku tidak tahu mengapa mereka menyebut patah hati, karena bagiku merasa seluruh bagian tubuhku juga terluka) ~ CHLOE WOODWARD;

I don’t miss her, I miss who I thought she was (Aku tidak merindukannya, aku hanya merindukan seseorang yang kupikir kurindukan) ;

Have a horse of your own and then you may borrow another’s (Milikilah kudamu sendiri baru kamu boleh meminjam milik orang lain) ~ PERIBAHASA WALES;

He is not wise that is not wise for himself (Seseorang tidak dianggap bijaksana jika tidak bijaksana pada dirinya sendiri) ~ PERIBAHASA INGGRIS;

He lied like an eyewitness (Berbohong seolah – olah dia saksi mata) ~ EJEKAN DARI RUSIA;

He that marries for money will earn it (Seseorang yang menikah karena uang akan mendapatkannya) ~ PERIBAHASA AMERIKA;

He that plants thorns must never expect to gather roses (Seseorang yang menanam duri tidak sepantasnya mengharapkan memtik mawar) ~ PERIBAHASA INGGRIS ABAD 17;

He who ask is a fool for five minutes, but he who does not ask remains a fool forever (Seseorang yang bertanya adalah orang bodoh selama lima menit, dan seseorang yang tidak bertanya menjadi orang bodoh selamanya) ~ PERIBAHASA CHINA;

He who cannot agree with his enemies is controlled by them (Seseorang yang tidak setuju pada musuhnya akan dikontrol musuhnya) ~ PERIBAHASA CHINA;

The devil finds work for idle hands to do (Iblis menemukan pekerjaan untuk para penganggur);

The end justifies the means (Tujuan membenarkan cara);

The first blow is half the battle (Pukulan pertama adalah setengah pertarungan);

The good is often the enemy of the best (Yang baik sering merupakan musuh dari yang terbaik);

He that would have eggs must endure the cackling of hens (Orang yang ingin mendapatkan telur, harus tahan terhadap teriakan yang betina);

The course of the true love never did run smooth (Perjalanan cinta sejati tak pernah mulus);

The child is father of the man (Anak adalah bapak bagi dirinya);

The darkest hour is that before the  dawn (Saat yang paling gelap adalah sebelum fajar);

The darkest place is under the candlestick (Yang paling gelap adalah dibawah tempat lilin);

The devil can cite the scripture for his purpose (Iblis bisa mengutip ayat – ayat kitab suci untuk mencapai tujuannya);

Everybody’s business is nobody’s business (Urusan tiap orang bukan urusan seseorang);

Fortune knocks once at everyone’s door (Nasib baik mengetuk satu kali di pintu setiap orang);

The gods send nuts to those who have no teeth (Para dewa mengirim buah yang berkulit keras kepada orang yang tidak bergigi);

It is the first step that is troublesome (Langkah pertama memang sulit);

Spend, God will send (Berdamailah, Tuhan akan membalas);

He whose face gives no light, shall never become a star (Seorang yang waktunya tidak memberikan cahaya, tidak akan menjadi bintang) ~ WILLIAM BLAKE “Proverbs of Hell” (1790);    

Heaven lent you a soul, Earth will lend a grave (Surga menjaminmu jiwa, dan dunia menjaminmu kuburan) ~ PERIBAHASA CHINA;

Honesty is the best policy (Kejujuran adalah kebijakan yang paling baik) ~ PERIBAHASA CHINA;

How many will listen to the truth when you tell them (Seberapa banyak yang mau mendengarkan kebenaran saat kamu mengatakannya) ~ PERIBAHASA YIDDISH;

Hygiene  is two thirds of health (Higienis adalah dua pertiga kesehatan) ~ PERIBAHASA LEBANON;

When love feels like magic, you call it destiny. When destiny  has a sense of humor, you call it serendipity (Ketika cinta terasa seperti sihir, kamu menyebutnya takdir. Saat takdir berubah menjadi sebuah humor, kamu menyebutnya kejutan yang menyenangkan); 

When you love someone, and you love them with your heart, it never disappears (Ketika kamu mencintai seseorang, dan kamu mencintai mereka sepenuh hati, maka perasaan itu tidak akan hilang) ~ FORGET PARIS;

Destiny is something we’ve invented because we can’t stand the fact that everything that happens is accidental (Takdir adalah sesuatu yang mempertemukan kita, karena kita tidak akan percaya pada fakta bahwa semua hal terjadi secara kebetulan)~ SLEEPLESS IN SEATTLE; 

Maybe it our imperfections which make us so perfect for one another (Mungkin inilah ketidaksempurnaan  kita, yang membuat kita saling menyempurnakan satu sama lain) ~ EMMA;

Love is a mysteri that is hidden throughout the ages, sneaking behind the appearence and make our hearts as the nest (Cinta adalah suatu misteri yang terselubung sepanjang jaman, mengendap – endap dibalik penampilan dan menjadikan hati kita sebagai sarangnya);

Love is alive both not ambiguous. Love is whole life, not an affair. Love is life sharing, not hurt (Cinta itu hidup berdua, bukan mendua. cinta itu hidup utuh, bukan selingkuh. Cinta itu hidup berbagi, bukan menyakiti); 

If a man be great, even his dog will wear a proud look (Jika seseorang hebat, bahkan anjingnya pun akan terlihat bangga) ~ PERIBAHASA JEPANG;

If a man deceives me once, shame on him; if the deceives me twice, shame on me (Jika seseorang menipuku sekali, dia memalukan; jika dia menipuku dua kali, aku yang memalukan) ~ PERIBAHASA ITALIA;  

If God lived on earth, people would break his windows (Jika Tuhan tinggal di bumi, orang – orang akan memecahkan kaca jendelanya) ~ PERIBAHASA YAHUDI;

Who dares wins (Yang berani akan menang);

To err is human (Manusia tempatnya salah);

The great fish eat up the small (Ikan besar melahap ikan kecil);

He that would command must serve (Orang yang ingin memerintah harus melayani);

It takes two to make a quarrel (Diperlukan dua orang untuk bertengkar);

The hand that rocks the cradle rules the world (Tangan yang menggoyang ayunan akan mengatur dunia);

He that travels far knows much (Orang yang bepergian jauh mengetahui banyak hal);

It takes all sorts to make a world (Diperlukan segala macam hal untuk menciptakan dunia);

The leopard cannot change its spots (Harimau tidak bisa mengubah belangnya);

Every man must carry his own cross (Setiap orang harus memanggul kayu salinya sendiri);

Cross the stream where it is shallowest (Seberangilah bagian sungai yang paling dangkal);

Don’t cross the bridge before you get to it (Jangan seberangi jembatan itu sebelum sampai kesana);

Every man is his own worst enemy (Setiap orang adalah musuh paling jahat bagi dirinya sendiri);

Fortune favours tools (Keberuntungan berpihak pada orang bodoh);

The game is not worth the candle (Permainan tidak sebanding dengan lilin);

Grin and bear it (Menyeringai dan tahanlah);

I do not want you to hear that I love you, but I want you to feel it without me having to say (Aku tak ingin kamu mendengar bahwa aku mencintaimu, tapi aku ingin kamu merasakannya tanpa aku harus mengatakan);

One thing that can not  be forgotten about you is when you are present in my life to be with the confidence that you gave me ( Satu hal yang tak  mungkin aku lupakan tentang kamu adalah saat kau hadir dalam hidupku untuk bersama keyakinan yang kau berikan kepadaku);

It is better to be born a beggar than a fool (Lebih baik terlahir sebagai pengemis daripada sebagai orang bodoh) ~ PERIBAHASA SPANYOL;

It is better to conceal one’s knowledge than to reveal one’s ignorance (Lebih baik menyembunyikan pengetahuan seseorang daripada mengungkapkan kecuekan seseorang) ~ PERIBAHASA SPANYOL;

It is not enough to run, one must start in time (Tidak cukup berlari, kamu harus memulai di waktu yang tepat) ~ PERIBAHASA PERANCIS;

It is not a secret if it is known by three people (Bukanlah rahasia jika diketahui tiga orang) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

It is hard to pay for bread that has been eaten (Sangat sulit membayar roti yang sudah dimakan) ~ PERIBAHASA DENMARK;

It is not fish until it is on the bank (Bukan ikan jika belum sampai ke tepi sungai) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

It is not the horse that draws the cart, but the oats (Bukan kuda yang menarik kereta, tetapi gandum) ~ PERIBAHASA RUSIA;

It is sweet to drink but bitter to pay for (Manis diminum, tetapi pahit saat membayar) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

Fortune favours those who use their judgement (Keberuntungan berpihak kepada mereka yang menggunakan pertimbangannya);

It is good fishing in troubled waters (Memang bagus memancing ikan di air keruh);

He that will thrive must rise at five (Siapa ingin makmur harus bangun jam lima);

It is an ill wind that blows nobody any good (Angin jahat membuat badan tidak enak);

Curses, like chickens, come home to roost (Umpatan, seperti ayam kembali ke kandangnya); 

Don’t cry for the moon (Jangan menangisi bulan);

Every medal has two sides (Setiap medali mempunyai dua sisi);

The higher you climb, the harder you fall (Semakin tinggi memanjat, semakin keras jatuhnya);

Every woman likes to praised (Setiap wanitan suka dipuji);
The worth of a thing is best known by the want of it (Nilai sesuatu bisa diketahui saat kita menginginkannya);

Dreams go by contraries (Mimpi berjalan berlawanan);

He who teaches learns (Yang mengajar, sekaligus belajar);

Hope for the best and prepare for the worst (Berharaplah yang terbaik dan bersiaplah menghadapi hal yang terburuk);

The eye is bigger than the belly (Mata lebih besar daripada kantung perut);

It is the good horse that draws`its own cart (Kuda yang baik menarik keretanya sendiri) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

It is the quite pigs that eat the meal (Babi yang diam yang makan makanannya) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

It takes time to build castles. Rome wan not built in a day (Butuh waktu untuk membangun istana. Roma tidak dibangun dalam sehari) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

It is not a matter of upper and lower class but of being up a while and down a while (Tidak masalah apakah kelas tinggi atau rendah tetapi menjadi tinggi sebentar dan rendah sebentar) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

Joy and sorrow sleep in the bed (Kesenangan dan kesedihan tidur di tempat tidur yang sama) ~ PERIBAHASA CEKO;

Joyfulness is half your health (Kegembiraan adalah setengah dari kesehatan) ~ PERIBAHASA CEKO;

It is better to exist unknown to the law (Lebih baik hidup tanpa dikenal hukum) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

It is better to sit down than to stand,  it is better to lie down than to sit, but death is the best of all (Lebih baik duduk daripada berdiri, lebih baik berbaring daripada duduk, dan yang terbaik adalah kematian); ~ PERIBAHASA INDIAN;

Joy is a net of love by which you can catch souls. A joyful heart is the inevitable result of a heart burning with love (Sukacita adalah jaring cinta yang dapat menangkap jiwa. Sebuah hati yang bersukacita adalah hasil dari hati yang terbakar cinta) ~ BUNDA TERESA – INDIA; 

Keep a green tree in your heart and perhaps a singing bird will come (Peliharalah pohon hijau di hatimu dan mungkin burung yang berkicau akan dating) ~ PERIBAHASA CHINA;

Keep a thing  for seven years and you’ll find a use for it (Simpanlah sesuatu selama tujuh tahun, dan kamu akan menemukan kegunaannya) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

Kill no the goose that lays the golden eggs (Jangan membunuh angsa yang menghasilkan telur emas) ~ PERIBAHASA INGGRIS;

Lack of resource has hanged many a person (Kurang sumberdaya membuat orang digantung) ~ PERIBAHASA IRLANDIA;

Last ship, best ship (Kapal terakhir adalah yang terbaik) ~ PERIBAHASA INGGRIS;

Laws control the lesser man, Right conduct controls the greater one (Hukum mengatur orang kecil, Hak Asasi mengawasi orang besar) ~ PERIBAHASA CHINA;

Lend your money and lose your friend (Pinjamkan uangmu dan kamu akan kehilangan teman) ~ PERIBAHASA INGGRIS;

Let sleeping dog lie (Biarkan anjing yang tidur berbohong) ~ PERIBAHASA INGGRIS;

Let your heart guide your head in evil matters (Biarkan hatimu memandu kepalamu melakukan hal buruk) ~ PERIBAHASA SPANYOL;

Life is bridge. Cross over it., but built no house on it (Hidup itu jembatan. Seberangilah, tetapi jangan membangun rumah diatasnya) ~ PERIBAHASA INDIA;

Life without a friend is death without a witness (Hidup tanpa teman seperti mati tanpa saksi);

Like a fish out of water (Seperti ikan kehabisan air);

Listen to the sound of the river and you will get a trout (Dengarkan suara sungai dan Anda akan dapat ikan trout);

Little pitchers have big ears (Kendi kecil memiliki telinga yang besar);

Live without wolves, and you learn to howl (Hidulah dengan serigala dan kamu belajar melolong);

Look before you leap (Lihat sebelum kamu melompat) ~ JOHN HEYWOOD “The proverbs of John Heywood” (1546); 

Pigs might fly, but they are most unlikely birds (Bila mungkin bias terbang, tetapi mereka tetap tidak akan seperti burung);

Politics is a rotten egg; if broken, it stinks (Politik adalah telur busuk, jika pecah akan berbau);

Poor men seek meat for their stomach, rich men stomach for their meat (Orang miskin mencari daging untuk  perut mereka, orang kaya menelan daging mereka);

Power lasts ten years; influence not more than a hundred (Kekuasaan berakhir dalam sepuluh tahun, pengaruh tidak lebih dari seratus tahun);
Practice makes perfect (Latihan akan membuat sempurna);

Praise the young and they will blossom (Pujilah anak muda dan dia akan mekar);

Patience is poultice for all wounds (Kesabaran itu obat untuk semua luka);

Patience is the best medicine (Kesabaran itu obat terbaik);

People live in each other’s shelter (Orang – orang tinggal di tempat tinggal orang lain);

Look down if you would know how high you stand (Lihatlah ke bawah jika kamu mahu tahu seberapa tinggi kamu berdiri);

Love enters a man through his eyes, woman through her ears (Cinta merasuki lelaki dari matanya dan perempuan dari telinganya);

Love makes the time pass. Time makes love pass (Cinta membuat waktu berlalu, waktu membuat cinta berlalu);

Love me, love my dog (Cintai aku, cintai anjingku);

Love your neighbors, but don’t pull down the fence (Cintai tetanggamu tetapi jangan robohkan pagarnya);

Love, pain, and money cannot be kept secret; they soon betray themselves (Cinta, luka, dan uang tidak bisa menyimpan rahasia; mereka akan segera mengkhianati diri mereka sendiri);

Luck has a slender anchorage (Keberuntungan memiliki pelabuhan yang kecil);

Make hay while the sun shines (Buatlah jerami/keberuntungan saat matahari terbit);

Mankind fears an evil man but heaven does not (Manusia takut manusia jahat, tetapi surge tidak takut);

Many a friend was lost  through a joke, but none was ever gained so (Banyak teman hilang karena gurauan dan tidak satupun didapat dari gurauan);

Many hands make light work (Banyak tangan akan membuat pekerjaan menjadi ringan);

May you have a bright  future – as the chimney sweep said to his son (Semoga kamu memiliki masa depan yang baik – seperti kata pembersih cerobong pada puteranya);

Men count up the faults of those who keep them waiting (Orang menghitung kesalahan orang yang membuat mereka menunggu);

More words do not feed the friars (Kata – kata saja tidak memberi makan biarawan);
More grows in the garden than the gardener knows he has sown (Lebih banyak yang tumbuh di kebun daripada yang diketahui tukang kebunnya);

More things belong to marriage than four bare legs in a bed (Lebih banyak hal yang dimiliki pernikahan daripada sekedar empat kaki di tempat tidur);

Necessity is the mother of invention (Kebutuhan adalah ibu dari penemuan);

Necessity knows no law (Kebutuhan tidak mengenal hukum);

Necessity never made a good bargain (Kebutuhan tidak pernah menciptakan tawar menawar yang baik);

Need teaches a plan (Kebutuhan mengajarkan untuk membuat rencana);

Never cut what can be untied (Jangan pernah memotong sesuatu yang dapat diurai);

Never love with all yourv heart, it only ends in breaking (Jangan pernah mencintai dengan seluruh hatimu, hatimu hanya akan patah pada akhirnya);

Never marry for money. Ye’ll borrow it cheaper (Jangan pernah menikah karena uang. Kamu bisa meminjamnya dengan lebih murah);

Never put off till tomorrow what may be done today (Jangan menunda pekerjaan yang bisa kamu kerjakan hari ini hingga esok);

Night is the mother of council (Malam adalah ibu dari perundingan);

No man limps because another is hurt (Tidak ada orang yang pincang karena orang lain terluka);

No rose without a thorn, or a love without a rival (Tidak ada mawar tanpa duri, atau cinta tanpa saingan);

Procrastination  is the thief of time (Penundaan adalah pencuri waktu);

Public before private and country before family (Kepentingan umum sebelum pribadi dan negara sebelum keluarga)~ PERIBAHASA CHINA;

Put silk on a goat, and it’s still a goat (Pakaikan sutera pada kambing, dan kambing tetaplah kambing);

Quite people are well able to look after themselves (Orang pendiam biasanya mampu mengurus dirinya sendiri);

Rain beats a leopard’s skin, but it does not wash off the spots (Hujan dapat membasahi kulit macan tutul, tetapi tidak dapat menghapus tutulnya);

Riches run after the rich, and poverty runs after the poor (Kekayaan berlari di belakang orang kaya dan kemiskinan berlari di belakang orang miskin);
Roasted pigeons will not fly into one’s mouth (Merpati panggang tidak dapat terbang ke mulut seseorang);

Rome was not built in a day (Roma tidak dibangun dalam sehari);

Seek counsel of him who makes you weep, and not of him who makes you laugh (Carilah nasehat dari orang yang membuatmu menangis dan bukan dari orang yang membuatmu tertawa);

Set a thief to catch a thief (Gunakan penjahat untuk menangkap penjahat);

Silence was never written down (Keheningan tidak pernah dituliskan);

Since we cannot get what we like, let us like what we can get (Jika kita tidak mendapatkan yang kita suka, sukailah apa yang kita dapatkan);

Sit a beggar at your table and he will soon put his feet on it (Dudukkan pengemis di mejamu dan dia akan meletakkan kakinya di atas meja);

Six hours’ sleep for a man, seven for a woman and eight for a fool (Lelaki tidur enam jam sehari, wanita tidur tujuh jam, dan orang bodoh tidur delapan jam); 

Small children give you headache; big children heartache (Anak kecil membuatmu sakit kepala, anak besar membuatmu sakit hati);

Some people are masters of money, and some its slaves (Sebagian orang menjadi majikan uang, dan sebagian yang lain menjadi budak uang);

Sorrow for a husband is like a pain in the elbow, sharp and short (Kepedihan seorang suami bagaikan rasa sakit di siku, tajam dan sekejab);

Speak not my debts unless you mean to pay them (Jangan bicarakan masalah hutang – hutangku kecuali kamu mau membayarnya);

Speak the truth, but leave immediately after (Katakan kebenaran tetapi pergilah dengan segera setelah itu);

Stars are not seen by sunshine (Bintang tidak kelihatan oleh sinar matahari);

Sweet is the wine but sours is the payment (Anggur itu manis, tetapi asem saat membayar);

Take thy thoughts to bed with thee, for the morning is wiser than the evening (Bawa pikiranmu tidur bersamamu, karena pikiran saat pagi lebih bijaksana daripada sore);

Tell me who you live with and I will tell you who you are (Katakan padaku dengan siapa kamu hidup dan aku akan memberitahu siapa dirimu);

Tell the truth and shame the devil (Katakan kebenaran dan permalukanlah setan);

The beginning of wisdom is to call things by their right names (Awal dari kebijaksanaan adalah menyebut hal – hal dengan nama yang benar);

The best advice is found on the pillow (Nasehat terbaik ditemukan diatas bantal);

The best thing about a man is his dog (Hal terbaik dari seseorang adalah anjingnya);

The church is near but the road is icy; the bar is far away but I’ll walk carefully (Gereja itu dekat tapi jalannya penuh salju; Bar itu jauh tapi aku akan berjalan pelan – pelan) ~ PERIBAHASA RUSIA;

The darkest hour is that before the dawn (Saat tergelap adalah saat sebelum fajar);

The day will come when the cow will have use for her tail (Harinya akan datang saat sapi kegunaan ekornya);

The devil looks after his own (Setan menjaga miliknya sendiri);

The devil seduced Eve in Italian. Eve mislead Adam in Bohemian. The Lord solded them both in German. Then the angel drove them from paradise in Hungarian (Setan menggoda Hawa di Italia. Hawa menyesatkan Adam di Bohemia. Tuhan mengutuk mereka di Jerman. Lalu malaikat membuang mereka dari surge di Hungaria) ~ PEPATAH TRADISIONAL POLANDIA;

The gem cannot be polished without friction, nor man perfected without trials (Permata tidak akan bisa dibentuk bagus tanpa gesekan, manusia juga tidak bisa menjadi sempurna tanpa cobaan – cobaan);

The girl who can’t dance says the band can’t play (Gadis yang tidak bisa menari akan berkata bahwa bandnya tidak bisa bermain musik);

The grass is always greener on the other side of the fence (Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau);

The great thieves lead away the little thieves (Penjahat – penjahat besar menggiring pergi penjahat – penjahat kecil);

The hours of folly are measured by the clock, but of wisdom no lock can measure (Waktu kebodohan dapat diukur dengan jam, tetapi kebijaksanaan tidak dapat diukur dengan jam manapun);

The jay bird don’t rob his own nest (Burung Jay tidak pernah merampok sarangnya sendiri);

Zeal without knowledge is like fire without light (Semangat tanpa pengetahuan seperti api tanpa cahaya);

Zeal without knowledge is the sister of folly (Semangat tanpa pengetahuan adalah saudara dari ketololan);

The light hearth lives long (Hati yang ringan hidup lama);

The man who does not love a horse cannot love a woman (Seseorang yang tidak mencintai kuda tidak bisa mencintai wanita);

The man with the boots does not mind where he places his foot (Seseorang yang memakai boot tidak berpikir dimana dia menempatkan kakinya);

The moon is made of a green cheese (Bulan dibuat dari keju hijau) ~ JOHN HEYWOOD “THE PROVERBS OF JOHN HEYWOOD” (1546);

The more the merrier (Lebih banyak lebih meriah);

The nail that sticks up will be hammered down (Paku yang menempel akan dipukul ke bawah);

The only good thing that comes from the east is the sun (Satu – satunya hal baik yang datang dari timur adalah matahari);

The palest ink is better than the best memory (Tinta pucat lebih baik daripada memori terbaik);

The pine stays green in winter … Wisdom in hardship (Pinus akan tetap hijau di musim dingin … Kebijaksanaan tetap hijau dalam kesulitan);

The reverse side also has a reverse side (Sisi lain juga punya sisi yang berlawanan);

The right man comes at the right time (Orang yang tepat datang pada saat yang tepat);

The road to a friend’s house is never long (Jalan ke rumah seorang teman tidak pernah jauh);

Talk of the devil and he is sure  to appear (Bicaralah tentang setan dan dia akan muncul);

The Russian knows  the way, yet he ask for directions (Orang Rusia tahu jalan tetapi mereka tetap bertanya arah);

The sea has an enormous thirst and an insatiable appetite (Lautan memiliki kehausan yang besar dan nafsu makan yang tak terpuaskan);

The silent dog is the first to bite (Anjing yang diam adalah yang pertama menggigit);

The smallest thing outlives the human being (Hal terkecil dapat membuat manusia hidup lebih lama);

The Spaniard is a bad servant but a worse master (Orang Spanyol adalah pelayan yang buruk tetapi tuan yang lebih buruk lagi);

The sun will set without thy assistance (Matahari akan tetap tenggelam tanpa bantuanmu);

Union is strength (Persatuan adalah kekuatan);

Unwillingness easily finds an excuse (Rasa tidak mau akan mudah menemukan alasan);

Visit your aunt, but not every day of the year (Kunjungilah bibimu, tetapi jangan setiap hari sepanjang tahun);

Victory has a hundred fathers but defeat is an orphan (Kemenangan memiliki seratus ayah tetapi kekalahan adalah anak yatim);

Victory lies in the hands of God (Kemenangan ada di tangan Tuhan);

Victory will carry itself (Kemenangan akan membawa dirinya sendiri);

The surest way to remain poor is to be an honest man (Jalan paling pasti untuk tetap miskin adalah dengan menjadi orang yang jujur);

The tallest blade of grass is the first to be cut by the scythe (Rumput tertinggi adalah yang pertama dipotong sabit);

The tongue is more to be feared than the sword (Lidah harus lebih ditakuti daripada pedang);

The tongue like a sharp knife  … Kills without drawing blood (Lidah bagaikan pisau yang tajam. Membunuh tanpa mengeluarkan darah);

The truth is not always what we want to hear (Kebenaran tidak selalu seperti yang ingin kita dengar);

The turtle lays thousands of eggs without anyone knowing, but when the hen lays an egg, the whole country is informed (Kura – kura bertelur ribuan tanpa seorangpun tahu, tetapi ketika ayam bertelur satu saja, orang senegara tahu); 

The whisper of a pretty girl can be heard further than the roar of a lion (Bisikan seorang wanita cantik dapat terdengar lebih jauh daripada auman harimau);

The wise man sits on the hole in his carpet (Orang bijak akan duduk diatas lubang di karpetnya);

The wolf loses his teeth, but not his inclinations (Serigala kehilangan giginya, tetapi tidak kehendaknya);  

The work praises the man (Pekerjaan akan membuat manusia mulia);

The world is a rose: smell it and pass it on to your friends (Dunia adalah mawar; Cium baunya dan berikan kepada teman – temanmu);
The world would not make a racehorse of a donkey (Dunia tidak akan membuat keledai menjadi kuda pacu);

You can’t hatch chickens from fried eggs (Kamu tidak bisa menetaskan telur dari telur goring);

You have to kiss a lot of toads before you find a handsome prince (Kamu harus mencium banyak katak – katak sebelum menemukan seorang pangeran tampan);

You must live with a person to known a person. If you want to know me come and live with me (Kamu harus hidup dengan seseorang untuk tahu tentang dia. Jika kamu ingin tahu tentang aku, datanglah dan tinggallah bersamaku);  

Young men may die, old men must (Pemuda mungkin mati, tetapi orang tua pasti mati);

Young wood makes a hot fire (Kayu muda akan membuat api lebih besar);

Your health comes first; you can always hang yourself later (Kesehatan datang duluan, kamu bisa menggantung dirimu sesudahnya);

Your neighbor’s  apples are the sweetest (Apel tetanggamu adalah yang paling manis);

You’ve got to do your own growing, no matter how tall your grandfather was (Kamu harus tumbuh dengan dirimu sendiri, tidak peduli seberapa tinggi kakekmu);

Without justice, courage is weak (Tanpa keadilan, keberanian akan lemah);

Wonder is the beginning of wisdom (Bertanya – tanya adalah awal dari kebijaksanaan);

You cannot reason with a hungry belly; it has no ears (Kamu tidak dapat berdebat dengan perut lapar; dia tidak punya telinga);

Who knows most speaks least (Seorang yang tahu banyak harus bicara sedikit);

Witches  and harlots come out at night (Penyihir dan pelacur keluar di malam hari);

With money you a dragon; with no money a worm (Dengan uang kamu adalah naga; tanpa uang kamu adalah cacing);

Evil enters like a needle and spreads like oak tree (Setan masuk bagaikan jarum dan menyebar seperti pohon oak);

Evil is sooner believed than good (Setan lebih cepat dipercaya daripada kebaikan);

Experience is a comb which nature gives to men when they are bald (Pengalaman adalah sisir yang diberikan alam kepada manusia ketika mereka gundul); 

Every dog hath its day (Setiap anjing punya harinya sendiri);

Every garden may have some weeds (Setiap kebun punya rumput);

Everyone loves justice in the affairs of another (Semua orang suka keadilan dalam urusan lain);

Everyone pushes a falling fence (Setiap orang mendorong pagar yang ambruk);

Do not use a hatchet to remove a fly from your friend’s forehead (Jangan pernah menepuk untuk mengusir lalat dari dahi temanmu);

Don’t imitate the fly before you have wings (Jangan meniru lalat sebelum kamu punya sayap);

Don’t look a gift horse in the mouth (Jangan melihat kuda hadiah pada mulutnya);

Did hogs feed here or did Lithuanians have have a feast here (Apakah babi makan disini atau orang Lituania berpesta disini);

Do not be born good or handsome, but be born lucky (Jangan lahir cantik atau tampan, tetapi lahirlah beruntung); 

Do not blame God for having created the tiger, but thank Him for not having given it wings (Jangan salahkan Tuhan karena menciptakan harimau, tetapi berterimakasilah kepada-Nya karena tidak menciptakan sayap untuknya);

Death pays all debts (Kematian membayar semua hutang);

Do not look where you fell, but where you slipped (Jangan melihat dimana kamu jatuh, tetapi dimana kamu terpeleset);

Commit a sin twice and it will not seem a crime (Lakukan dosa dua kali dan itu tidak akan terlihat seperti kejahatan);

Curiosity killed the cat (Rasa penasaran membunuh kucing);

Darkness reigns at the foot of the lighthouse (Kegelapan memerintah di kaki mercusuar);

Deal with the faults of others as gently as with your own (Hadapi kesalahan orang lain selembut menghadapi kesalahanmu sendiri);

Death always comes too early or too late (Kematian selalu datang terlalu cepat atau terlalu lambat);

Death closes all doors (Kematian menutup semua pintu);

Children are poor men’s riches (Anak – anak adalah kekayaan orang miskin);

Blood is thicker than water (Darah lebih kental daripada air);

In baiting a mousetrap with cheese, always leave room for the mouse (Saat meletakan keju di jebakan tikus, sisakan ruang untuk tikusnya);

In love, there is always one who kisses and one who offers the cheek (Dalam cinta, selalu ada satu orang yang mencium dan satu orang lainnya yang menawarkan pipinya);  

Instinct is stronger than upbringing (Insting itu lebih kuat daripada didikan);

It is bad hen that does not scratch herself (Induk ayam yang buruk adalah yang tidak mengerami telurnya sendiri);

It is a bold mouse that nestles in the cat’s ear (Hanya tikus pemberani yang bersarang di telinga kucing);

It is a long road that has no turning (Jalan yang panjang tidak memiliki belokan);

If you wish to know the mind of a man, listen to his words (Jika kamu ingin tahu pikiran seseorang, dengarkanlah kata – katanya);

If you take a big paces you leave big spaces (Jika kamu melangkah besar – besar, kamu akan meninggalkan banyak ruang);

If you want to be criticized, marry (Jika kamu ingin dikritik, menikahlah); 

In a calm sea every man is a pilot (Di laut yang tenang, setiap orang adalah pilot);

If you wish to die young, make your physician your heir (Jika kamu ingin mati muda, jadikanlah dokter ahli warismu);

In America half an hour is forty minutes (Di Amerika, setengah jam sama dengan empat puluh menit); 

A friend in need is a friend indeed (Teman sejati adalah teman yang ada saat dibutuhkan);

A friend’s eye is a good mirror (Mata seorang teman adalah cermin yang baik);

A good denial, the best point in law (Sebuah penyangkalan adalah poin terbaik dalam hukum); 

A good husband is healthy and absent (Seorang suami yang baik adalah yang sehat dan tidak selalu ada);

A hard beginning make a good ending (Sebuah awal yang sulit akan menciptakan sebuah akhir yang baik);

A healthy man is a successful man (Seseorang yang sehat adalah seseorang yang sukses);

Beware of a silent dog and still water (Hati – hati dengan anjing yang diam dan air yang tenang);

Black as hell, strong as death, sweet as love ~ About kuat  (Kopi itu sehitam neraka, sekuat kematian dan semanis cinta);

Both your friend and your enemy think you will never die (Baik teman atau musuhmu akan berpikir bahwa kamu tidak akan mati);

Butter would not melt in her mouth (Mentega tidak akan meleleh di mulutnya);

Better late than never (Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali);

Better no doctor at all than three (Lebih baik tidak ada dokter daripada ada tiga);

Better the devil you know than the devil you don’t know (Lebih baik setan yang kamu kenal daripada setan yang tidak kamu kenal);

Better to  light a candle than to curse the darkness (Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan);

Better wear out shoes than sheets (Lebih baik mengenakan sepatu daripada kaos kaki);

Between the devil and the deep blue sea (Diantara setan dan laut yang dalam);

A spoon does not know the taste of soup, nor a learned fool the taste of wisdom (Sebuah sendok tidak akan tahu rasa sup, tidak juga mengajari pecundang tentang rasa kebijaksanaan);

A teacher is better than two books (Seorang guru lebih baik daripada dua buah buku);

A thief believes everybody steals (Seorang pencuri percaya bahwa semua orang mencuri);

Be neither intimate nor distant with the clergy (Jangan terlalu dekat ataupun terlalu jauh dengan rohaniawan);

Beggars shouldn’t be choosers (Pengemis seharusnya tidak menjadi pemilih);

Better give a penny than lend twenty (Lebih baik member uang satu penny daripada meminjam dua puluh penny); 

There are many paths to the top of the mountain, but the view is always  the same (Ada banyak jalan keatas gunung, tetapi pemandangannya selalu sama); 

There are more old drunkards than old doctors (Ada lebih banyak pemabuk tua daripada doker tua);

There are only two types of Chinese – those who give bribes and those who take them (Ada dua jenis orang Cina – Yang member suap dan Yang menerima suap);

There are two great pleasures in gambling: that of winning and that of losing (Ada dua kesenangan judi: Yang menang dan Yang kalah);  

There is honor even among thieves (Kebanggaan selalu ada bahkan diantara para penjahat sekalipun);

There is hope from the sea, but none from the grave (Ada harapan dari laut, tetapi tidak satu harapanpun dari kuburan); 

In the free world, art is not a weapon, artist is not an engineer of the soul (Di dalam masyarakat yang merdeka, seni bukanlah senjata, artis bukanlah masinis jiwa);

Honesty is the most fundamental for a good character (Dapat dipercaya merupakan pondasi untuk karakter yang baik);

All the world is a stage (Dunia ini adalah panggung sandiwara);

The result of our youth must be paid 30 years later including its interest (Ekses – ekses masa muda kita akan dibangun 30 tahun kemudian ditambah bunganya);

The Indonesian film is like a plane that in last 17 years can’t take off yet from its runway (Film Indonesia adalah umpama sebuah pesawat terbang yang selama 17 tahun terakhir belum juga mampu melepaskan diri dari landasan (USMAR ISMAIL);

A slender is more dangerous than war (Fitnah lebih berbahaya daripada perang);

Hang your idea high in the sky (Gantungkanlah cita – citamu setinggi langit) ~ Presiden SOEKARNO;

Temptations always obstruck everyone to make good, therefore you must be attentive (Godaan senantiasa menghalangi setiap orang untuk berbuat baik, maka dari itu tajamkan diri dari setiap pengaruh);  

There is only one sin that is not having heart (Hanya ada satu dosa tidak adanya hati) ~ MULTATULI;

Little things please little minds (Hal – hal yang kecil menyenangkan orang – orang yang berjiwa kecil);

Great things come from small beginnings (Hal – hal yang besar bermula dari hal – hal yang kecil);

Much carefulness is as bad as carelessness because both make someone doubtful (Hati – hati secara berlebihan sama buruknya dengan tidak berhati – hati karena membuat orang lain menjadi sangsi);

Only sufferings can teach man to respect the goodness and the wonders of life (Hanya penderitaan hidup yang dapat mengajarkan manusia untuk menghargai kebaikan dan keindahan hifup);  

Only education can open the mind and the heart of man to achieve happiness, welfare and peaceful life (Hanya denga pendidikan, terbuka alam pikiran dan perasaan manusia untuk mendapatkan kebahagiaan, kesejahteraan dan keselamatan hidup);   

Art shows the glory of nation (Seni dapat menunjukkan semarak jaya suatu bangsa);

Attention ! Some words are harder than a stone, sharper than a needle, bitterer than a bite, hotter than cinders (Berhati – hatilah! sebagian dari perkataan ada yang lebih keras dari batu dan lebih tajam dari jarum, lebih pahit dari empedu, dan lebih panas dari bara);   

Tidak ada komentar: