Selasa, 12 Januari 2016

TRANSFORMASI BERKELANJUTAN



 TRANSFORMASI BERKELANJUTAN  

Transformasi berkelanjutan adalah pembangunan yang berkelanjutan. Arti yang umum, pembangunan dan kegiatan perekonomian yang dilakukan, bukan untuk hari ini saja. Tetapi harus diwariskan secara “berlanjut” kepada anak cucu generasi mendatang. Oleh karena kekayaan sumber alam yang dikandung bumi nusantara, bukan hanya diperuntukkan bagi manusia generasi sekarang, manusia generasi yang akan datang juga berhak penuh untuk memanfaatkannya. Sehubungan dengan itu, kita tidak berhak menguras dan menghabiskannya. Tetapi harus dipelihara dan dilestarikan bagi mereka. Menguras dan mengeksploitasi sumber alam yang ada oleh generasi sekarang adalah “perampokan” dan “dosa besar” yang tidak termaafkan;

Aparat penegak hukum harus ikut berperan memantapkan “penegakkan hukum yang berwawasan transformasi berkelanjutan”. Aparat penegak hukum harus keras bersikap:
a.    Asas pembangunan dan kegiatan perekonomian bukan sekedar mengejar “pertumbuhan” (growth) semata – mata;
b.    Tetapi yang lebih diutamakan “pertumbuhan terbatas” (limited growth) secara bertahap yang disesuaikan (adjusted) dengan dukungan lingkungan alam dan lingkungan sosial;   

Jika kita menyimpang dari arah yang telah ditetapkan dalam konteks transformasi berkelanjutan, akan terjadi apa yang dikemukakan  MARY O HARA bahwa Lantaran terobsesi mengejar pertumbuhan yang cepat memburu mengejar peringkat NEW INDUSTRIAL COUNTRIES (NICs), terpaksa berlomba – lomba mengeksploitasi lingkungan dan sumber alam tanpa mempedulikan transformasi yang berkelanjutan.  

Tidak ada komentar: