Jumat, 04 Maret 2016

TEORI RAHASIA BANK



TEORI RAHASIA BANK

ad.1. TEORI RAHASIA BANK YANG BERSIFAT MUTLAK (Absolutely Theory);

Menurut teori ini bank mempunyai kewajiban untuk menyimpan rahasia atau keterangan – keterangan mengenai nasabahnya yang diketahui bank karena kegiatan usahanya dalam keadaan apapun juga, dalam keadaan biasa atau dalam keadaan luar biasa. Teori ini sangat menonjolkan kepentingan individu, sehingga kepentingan negara dan masyarakat sering terabaikan;  


ad.2. TEORI RAHASIA BANK YANG BERSIFAT RELATIF (Relative Theory);

Menurut teori ini bank diperbolehkan membuka rahasia atau memberi keterangan mengenai nasabahnya, apabila untuk kepentingan yang mendesak, misalnya untuk kepentingan negara atau kepentingan hukum. Teori ini banyak dianut oleh bank – bank di banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia. Adanya pengecualian dalam ketentuan rahasia bank memungkinkan untuk kepentingan tertentu suatu badan atau instansi diperbolehkan meminta keterangan atau data tentang keadaan keuangan nasabah yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku;

Tidak ada komentar: